Lee Elder Pegolf Afrika-Amerika pertama di The Masters
Lee Elder jadi pegolf Afrika-Amerika pertama di The Masters 1975 / PGA.com

AGolf.xyz – Bersamaan dengan hari Kartini 21 April yang jatuh Minggu kemarin, golf juga merayakan Lee Elder yang menjadi pegolf Afrika-Amerika pertama di The Masters 1975. Tepat 21 April 1974, ia meraih gelar PGA Tour pertama di Monsanto Open, Florida usai mengalahkan Peter Oosterhuis dari Inggris di Playoff.

Bagi Elder, kemenangan itu menjadi buah manis perjuangan panjangnya melawan isu rasisme di golf Amerika. Pada 1960-an, Elder harus bergabung di bawah Asosiasi United Golf khusus pegolf berkulit hitam. Di sini, ia begitu mendominasi puluhan turnamen selama beberapa tahun dengan hadiah tidak seberapa.

Ia dapat menyisihkan uang hadiah itu, untuk mendaftarkan diri di Q-School PGA Tour pada 1967. Elder segera mendapatkan kartu PGA Tour dengan finis di urutan T.9. Di musim pertamanya sebagai rookie di usia 34 tahun, Elder mencapai finis terbaik dengan kalah Playoff dari Jack Nicklaus di American Golf Classic.

Lee Elder Pegolf Afrika-Amerika pertama di The Masters
Lee Elder / USGA

Selanjutnya, Elder berhasil mempertahankan kartu PGA Tour untuk musim 1969 dengan hadiah USD38 ribu. Dalam tiga musim berikutnya, Elder tampil semakin baik dengan menambah total hadiah yang membuatnya semakin dikenal.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tak tanggung-tanggung, Elder diundang Gary Player untuk mencoba turnamen pertama miliknya, South African PGA Championship di Johannesburg, Afrika Selatan. Undangan pada 1971 itu, ia teruskan dengan Nigeria Open yang ia menangi saat menghabiskan waktunya di kawasan Afrika.

Trip Pertama Ke The Masters
Lee Elder Pegolf Afrika-Amerika Pertama
Lee Elder jadi pegolf Afrika-Amerika pertama di The Masters 1975 / Golf History Today

Elder bukanlah pegolf Afrika-Amerika pertama yang memenangi gelar PGA Tour. Charles Sifford meraih titel Hartford Open 1967 dan Los Angeles Open 1969. Serta Pete Brown merengkuh trofi Williams San Biego Oen 1970.

Sayangnya, keduanya tidak dapat undangan The Masters. Ini karena The Masters saat itu, belum memasukkan aturan para pemenang turnamen PGA Tour berhak tampil di tempatnya.

Barulah saat Elder menerima trofi di tahun 1974, ia menjadi yang pertama ke The Masters.

“Sayang, kita berhasil menang,” ujar Elder kepada istrinya sesaat setelah kemenangannya di Florida. “Dia telah memperjuangkan banyak hal untuk kesetaraan ras ini,” kata Rose, istrinya.

Hingga pekan The Masters 1975 itu tiba pada 10-13 April, Ketua Augusta National saat itu, Clifford Roberts mengucapkan selamat atas kesempatan yang akhirnya didapat pegolf Afrika-Amerika di tempatnya.

“Kami senang ada pegolf baru di tempat kami, dan ini kesempatan luar biasa dapat menyaksikan pegolf Afrika-Amerika pertama di The Masters,” kata Roberts.

Sayangnya, Elder harus melewatkan akhir pekan karena CUT 36-hole dengan selisih 4 strokes. Baru dua tahun berikutnya, ia dapat kembali ke The Masters memanfaatkan gelar Houston Open 1976.