Sam Snead menerima ucapan selamat dari Ben Hogan saat meraih mayor terakhirnya, di Masters 1954 / Augusta.com

AGolf- Tahun 1949 menjadi salah satu tahun yang paling penting dalam perjalanan sejarah dunia, karena alasan-alasan tertentu ataupun karena dilatarbelakangi oleh kejadian-kejadian besar lainnya. Bagi turnamen golf Masters yang bergengsi the Masters, tahun 1949 merupakan tahun yang paling ikonik sepanjang sejarah penyelenggaraannya. Di tahun itulah pertama kalinya Green Jacket (Jas Hijau) disematkan kepada pegolf yang berhasil memenangkan turnamen Masters. Sejak saat itu, Green Jacket menjadi sebuah tradisi turun-temurun di turnamen Masters dan masih dilakukan hingga saat sini.

Sam Snead adalah pegolf pertama yang mengenakan jas bergengsi itu sebagai bentuk penghargaan setelah ia berhasil memenangkan turnamen Masters tahun 1949. Mantan pemain tahunan terbaik sebelumnya, yaitu Ben Hogan tidak berpartisipasi dalam kejuaraan apapun di tahun 1949 karena sebuah kecelakaan mobil yang ia alami di bulan Februari pada yang sama.

Di tahun itu pula klub menganugerahkan Green Jacket secara simbolis kepada sembilan pegolf lain yang berhasil menang di 12 turnamen sebelumnya. Penganugerahaan itu diberikan kepada Smith yang menang dua kali di tahun 1934 dan 1936, secara berturut-turut Gene Sarazen, Byron Nelson yang menang dua kali, Henry Picard, Ralph Guldahl, Jimmy Demaret, Craig Wood, Herman Keiser, dan Claude Harmon.

Snead memulai keberuntungan gemilangnya sewaktu ia menyelesaikan ronde-ronde dengan 73 dan 75 ketika mengejar sang pemimpin klasemen Herman Keiser dengan 5 strokes. Snead secara berkelanjutan mengejar di putaran terakhir dengan 67 di akhir pekan untuk memuncaki klasemen dengan 3 strokes mengalahkan Johnny Bulla dan LIoyd Mangrum. Itu adalah gelar kemenangan pertama Snead dari tiga gelar kemenangannya di turnamen Masters, dan yang ketiga dari tujuh major campionshipnya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone