Kiradech Aphibarnrat Brunei Championship
Kiradech Aphibarnrat ingin pertahankan gelar di Brunei Championship / AGolf Design

AGolf.xyz – Kiradech Aphibarnrat kembali ke Brunei Darussalam untuk mempertahankan gelar Butra Heidelberg Cement Brunei Championship, saat turnamen ini kembali pekan ini. Bersanction Asian Development Tour (ADT), Brunei Championship diadakan untuk kali kedua setelah comeback dari 2009, saat Asian Tour menjadi sanction terakhir kali.

Di edisi 2018 lalu, Kiradech menang mudah dengan status unggulan utama di Brunei. Tak terpaut jauh dari No.36 dunia tahun lalu, Kiradech yang kini berada di No.41 dunia tak mengubah statusnya dari unggulan teratas di Empire Golf and Country Club.

Turnamen yang berisikan 144 pegolf dari 20 negara lebih ini, bakal berlangsung mulai Rabu (24/4) hingga Sabtu (27/4) untuk memperebutkan total hadiah USD75 ribu. Sejumlah pegolf terbaik ADT, seperti juara Order of Merit 2018 Miguel Carballo, Kazuki Higa, dan Sam Gillis turut serta di ajang ini.

“Gelar tahun lalu merupakan hal terbaik yang saya dapat. Dari situ, saya memupuk percaya diri untuk mendapatkan banyak hasil bagus di European Tour hingga bergabung di PGA Tour. Kembali ke Brunei, saya tidak akan membeda-bedakan turnamen. Mau itu ADT, atau PGA semuanya sama. Saya akan bermain sebaik mungkin,” tutur Kiradech.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone
Kiradech Brunei Championship
Kiradech saat menang Brunei Championship 2018 / ADT

Tahun lalu, Kiradech unggul 6 strokes dengan memimpin sejak putaran pertama. Kemenangan ini ia dapat setelah finis T.5 di World Golf Championship (WGC)-Mexico Championship 2018 dan Top-5 lain di WGC-Dell Technologies Match Play.

Ia juga mendapatkan kesempatan bertanding di PGA Tour 2018/2019, berbekal penampilan apik di T.13 Memorial Tournament, T.30 di THE PLAYERS Championship, dan peringkat 15 di US Open.

“Setelah bermain The Masters dan ADT pekan ini, saya bersemangat untuk mempertahankan gelar. Beberapa rekan saya, seperti Prom Meesawat dan pemain berbakat lain di ADT akan menyulitkan turnamen ini. Saya kira, tidak ada hal mudah di Brunei nanti,” yakin Kiradech.

Itthipat Cari Gelar Kedua

Itthipat Buranatanyarat yang telah memiliki gelar pertama 2019 di Boonchu Ruangkit Championship, mencari gelar lain di Brunei kelak. Masih lekat di ingatannya, Itthipat bermain bersama Kiradech di flight terakhir sebelum akhirnya finis di urutan ketiga.

“Senang sekali bisa satu flight dengan Kiradech di putaran final tahun lalu. Dia banyak memberikan pelajaran berharga untuk saya, dan dalam satu tahun terakhir ini dampaknya sangat terasa. Kerja keras saya memperbaiki kelemahan sedikit demi sedikit mulai tampak lebih baik, dan semoga saja hasilnya lebih baik di Brunei,” ujar Itthipat.

Brunei Championship merupakan turnamen keenam di kalender ADT tahun 2019 ini. Dari lima turnamen pertama, Thailand dan Jepang menjadi dua negara yang memenangi ADT 2019 sejauh ini. Thailand lebih dulu menang di tiga turnamen, dengan dua di antaranya terjadi di rumah mereka sendiri.

Sedangkan Jepang, menjadi pemenang dua turnamen terakhir di Johor dan Penang, Malaysia.