Selasa, September 28, 2021

KORDA SLAM di Australia

AGolf.xyz – Pegolf wanita Nelly Korda, baru saja menambah deretan gelarnya di ISPS Handa Women’s Australian Open pekan lalu. Nelly meraih gelar keduanya itu dengan skor total 17-under par 271 dan unggul dua strokes dari juara bertahan Jin Young Ko.

Menaklukkan salah satu turnamen penting di kawasan Australia, Nelly menciptakan gelar langka yang hanya dimiliki keluarganya. Women’s Australian Open menyebutnya sebagai ‘Korda Slam’ melihat prestasi yang sudah ditorehkan keluarga Korda.

Mengikuti jejak ayah, kakak, hingga adiknya, Nelly memenuhi kecenderungan menang di Australia sebagai gelar keduanya sejak Swinging Skirts LPGA Taiwan Championship 2018.

“Senang sekali dapat bergabung di klub istimewa seperti itu,” ucap Nelly saat menerima trofi. “Saya merayakan kemenangan ini dengan mendengar langsung telepon kedua orang tua saya, dan kakak saya dari Amerika sana.”

Petr Korda

Petr Korda dan istrinya, Regina merupakan pemain tenis profesional yang berasal dari Republik Ceko. Sepanjang kariernya, Petr dan Regina tergabung di skuad Tim Republik Ceko saat Olimpiade Seoul 1988 silam.

Selepas Olimpiade, prestasi Petr cukup melonjak dalam beberapa tahun kemudian. Di Roland Garros atau French Open, Petr menembus final sebelum akhirnya kalah baik di tunggal putra 1992 maupun ganda putra pada 1990.

Pasca pernikahannya dengan Regina dan meminang anak perempuan Jessica Korda pada 27 Februari 1993, prestasinya semakin cemerlang dengan sejumlah gelar di tur tenis dunia. Ia mengenalkan dirinya di dunia tenis dengan aksi “Scissors Kick” dari setiap kemenangan yang ia raih.

Puncak karienya, terjadi saat raihan gelar mayor ganda putra Australian Open 1996 dan tunggal putra Australian Open 1998. Khusus di partai tunggal putra, ia mengalahkan Marcelo Rios 6-2, 6-2, 6-2 di final dalam waktu 1 jam 25 menit saja. Kemenangan ini membawanya ke No.2 dunia sebagai ranking tertingginya.

Kemenangan itu, ia dedikasikan kepada istrinya yang tengah mengandung anak keduanya, Nelly Korda. Nelly lahir pada 28 Juli 1998.

Pada Juli 1999, Petr menyatakan pensiun dari dunia tenis di usia 31 tahun. Kabarnya, salah satu sebabnya karena kasus doping streoid yang dialamatkan kepadanya.

Jessica Korda

Anak pertama dari Petr dan Regina ini, memiliki 5 trofi LPGA yang mengisi almarinya.

Lolos Q-School LPGA pada 2010 di usia 17 tahun, Jessica memerlukan dua muism untuk meraih gelar di Women’s Australian Open 2012. Di putaran final, Jessica memiliki skor serupa dengan 5 pegolf lain, Julieta Granada, Stacy Lewis, Brittany Lincicome, So Yeon Ryu, dan Hee Kyung Seo dengan 3-under par 289.

Di babak tambahan hole, Jessica hanya perlu dua hole dengan birdie untuk meraih gelar pertamanya, sekaligus melengkapi gelar sang ayah 14 tahun sebelumnya. Untuk merayakannya, ia pun mengikuti tradisi “scissors kick” dari sang ayah.

Hingga saat ini, Jessica meraih 4 gelar lain termasuk Honda LPGA Thailand tahun lalu. Sayangnya, ia tidak dapat mempertahankan gelar karena cedera.

Sebastian Korda

Sang adik, lahir pada 5 Juli 2000, Sebastian berganti cabang olahraga ke tenis setelah mencoba hoki es pada usia 3 tahun.

Pada Australian Open Junior 2018, Sebastian melaju hingga final dan mengalahkan Tseng Chun-hsin 7-6 (6), 6-4. Lagi-lagi, Sebastian menjadi orang ketiga di keluarga Korda yang melakukan “scissors kick” atau semakin dikenal dengan “Korda kick”.

Nelly Korda dan Rekor Baru LPGA

Tahun lalu, Nelly nyaris meraih gelar pertamanya di HSBC Women’s World Championship. Sayangnya, anti klimaksnya terjadi di final. Memimpin putaran ketiga dengan 201, Nelly hanya menambah 1-under 71 saja dan terpaksa melihat Michelle Wie menyalipnya dengan skor akhir 17-under par 271.

Kegagalan itu, menyebabkan rekor LPGA harus tertunda beberapa saat. Jika menang, Nelly sebenarnya menjadi kakak-adik pertama sejak Charlotta dan Annika Sorenstam, yang meraih gelar LPGA pada musim 2001. Alih-alih Korda, kakak-adik Jutanugarn lah yang merebut titel ini di LA Open 2018.

Moriya yang merupakan kakak No.1 dunia Ariya Jutanugarn, akhirnya meraih titel perdananya pada akhir April lalu. Baru kemudian di akhir Oktober, Nelly membayar rasa penasarannya saat meraih titel Swinging Skirts LPGA Taiwan Championship.

Kali ini, raihan gelar yang ditambahnya di Australia, membuat Nelly dan Jessica menghasilkan rekor baru di LPGA. Dengan dua gelar LPGA, keduanya menjadi pasangan kakak-adik pertama yang mampu melakukannya. Hal ini memberi pertanyaan yang perlu dijawab Moriya untuk menambah gelar lain di masa depan.

Ataukah Nelly, yang bakal menambah gelar lain untuk mempertajam rekor Korda di LPGA.

Nelly Korda Australian Open
Infografis Nelly Korda dengan titel ISPS Handa Women’s Australian Open miliknya / AGolf Design by Angga

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
2,959PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles