AGolf– Fasilitas bebas Visa bagi WNI ke Korsel dalam rangka Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, 8-25 Februari 2017 sudah pasti menggiurkan bagi para pelancong. Banyak respon terkait kebijakan ini, ada yang ingin memakai untuk melancong, tapi ada juga yang ingin bekerja.

Namun, Kementerian Luar Negeri kembali mengingatkan mereka yang bisa masuk ke Korsel dengan fasilitas Bebas Visa Sementara hanya mereka yang mendaftar dan mengikuti paket perjalanan melalui 14 travel agent yang ditunjuk Kedubes Korea di Jakarta. Tanpa melalui agen dimaksud, kemungkinan besar malah berakhir apes di bandara setempat.

“Dengan demikian bagi mereka yang melakukan perjalanan sendiri menuju Korsel, dijamin tidak akan lolos di Imigrasi Korsel dan akan dideportasi dengan biaya sendiri,” ujar Koordinator Bidang Konsuler KBRI, Fuad Adriansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (31/1).

Selain itu, mereka yang sudah masuk blacklist imigrasi Korsel, baik karena sebelumnya pernah illegal atau pernah masuk Korsel dengan ID orang lain, juga dijamin tidak akan diijinkan masuk Korsel. Mereka juga akan dipulangkan dengan biaya sendiri ketika tiba di bandara Yangyang.

Sebanyak 14 Travel Agent yang ditunjuk oleh Kedubes Korea di Jakarta adalah Panorama Tours, K.I.A Tours, Aviatour, Shilla Tours, Dwidaya Tour & Travel, Obaja Tour & Travel, Bayu Buana Tour, Lucky Tours, Antatour, Redcap Indonesia, First Orion Holiday, Golden Rama, Allways Tour, dan Astrindo Tour.

Menurut Korfung Penerangan, M Aji Surya, selama perhelatan Olimpiade Pyeongchang, KBRI Seoul membentuk Satgas Perlindungan yang dapat dihubungi melalui nomor telepon ‭+82 10-5394-2546‬ atau ‭+82-10-4607-5686‬.  Sedangkan Pemerintah Korea Selatan juga menyediakan bantuan jika diperlukan dengan menghubungi 112 (polisi) atau 119 (bantuan darurat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here