Bendera PGA Tour / Skysports
Bendera PGA Tour / Skysports

AGolf.xyz – Menyambut dua turnamen besar World Golf Championship (WGC)-FedEx St. Jude Invitational dan PGA Championship dalam dua pekan ke depan, Amerika Serikat memberi lampu hijau untuk membuka lebar-lebar para pegolf dari dunia internasional. Persyaratan yang sempat digaung-gaungkan untuk karantina 14 hari, tidak lagi dilanjutkan sementara ini oleh Gedung Putih.

Keputusan tersebut hanya ditujukan kepada para pemain, caddie, dan personel pilihan yang ingin tampil di PGA Tour. Berdasarkan laporan Golf Digest, Sabtu (25/7), PGA Tour membagikan peraturan baru ini ke seluruh anggotanya via email dari Gedung Putih.

Email yang diterima berisikan keseriusan PGA Tour untuk melakukan tes dan proses screening secara berkelanjutan.

Kebijakan tersebut tidak berlaku untuk kedatangan keluarga, teman, dan kerabat dekat lain dari setiap pegolf dan caddie. Hal ini ditujukan untuk menghindari “bubble” kasus yang mungkin meledak jika dikendurkan.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Meskipun begitu, pelonggaran yang dikeluarkan PGA Tour tidak mengubah keputusan beberapa pegolf terbaik dari luar Amerika untuk ikut serta di WGC maupun PGA Championship. Mantan No.1 dunia Lee Westwood, pemenang The Masters 2013 Adam Scott, hingga pemilik kartu PGA Tour pertama asal Thailand Kiradech Aphibarnrat masih betah di negara asal mereka.