Lexi Thompson kembali pimpin CME Group Tour Championship / AGolf Design

AGolf.xyz – Lexi Thompson tampil lebih fresh usai menghabiskan tiga bulan terakhirnya, dengan turun di tiga turnamen LPGA saja. Itu dibuktikan dari peringkat pertama yang didapatnya di putaran kedua CME Group Tour Championship, Jumat (16/11).

Menutup 36-hole dengan tiga birdie, Lexi menggusur pimpinan klasemen hari pertama, Amy Olson dengan 3 strokes di Tiburon Golf Club, Florida. Dua birdie yang lebih dulu dibuatnya di hole 8 dan 12 untuk total skor 12-under par 132, menjadikan Lexi di posisi terbaik untuk mendapatkan gelar selama 6 musim beruntun.

“Sangat nyaman dan fresh hari ini. Putter saya hari ini juga baik sekali, karena greennya berada dalam kecepatan yang saya inginkan,” komentar Lexi yang dibantu adiknya, Curtis sebagai caddie.

Tanpa bogey yang dihasilkannya selama dua putaran, catatan Lexi semakin sempurna dengan 18 Green In Regulation di putaran kedua dan total 34 GIR dari 36-hole. “Saya punya keluarga yang datang ke sini, dan saya tahu saya perlu memberikan permainan terbaik untuk mereka,” ujarnya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tak satupun gelar berhasil ia dapatkan musim ini, Lexi punya peluang sangat besar menjadi penutup musim 2018 Minggu nanti. Hal yang sayangnya tidak dibarengi dengan gelar Race to the CME Group, seperti tahun lalu. Lexi punya dua gelar selama 2017 untuk mendapatkan trofi senilai USD1 juta itu.

Dua pegolf dengan skor rendah 67, Marina Alex dan Nelly Korda naik hingga posisi T.4 untuk mengibarkan bendera star and stripes di seluruh Top-5.

Race to the CME Globe 2018
Ariya Jutanugarn race to the CME Globe 2016
Ariya Jutanugarn dengan trofi Race to the CME Globe 2016. Ia juga menerima penghargaan Pegolf Terbaik LPGA 2016 dan Money Leader 2016 / GolfWeek

Jikalau Lexi memenangkan turnamen ini, trofi USD1 juta tidak menjadi miliknya. Melihat daftar Race to the CME Globe, LPGA hanya menghitung 12 pegolf saja yang secara matematis dapat memenangi gelar ini, dan itu bukanlah Lexi karena ia berada jauh di posisi 25 dengan 6 Top-10 tanpa titel.

Ialah Ariya Jutanugarn yang kembali ke posisi pertama, setelah sempat tergusur Nasa Hataoka di awal putaran. Kolapsnya Hataoka karena 76, mengembalikan posisi awal Ariya walaupun menempati T.20 saat ini.

“Hari ini sangat sulit menurut saya. Pinnya sulit dijangkau dan anginnya juga cukup deras. Tiga bogey dari tiga hole pertama merupakan alasan yang bisa menjawab pendapat saya itu. Untunglah, saya bisa memperbaikinya di back nine,” komentar Ariya.

Saat ini, saingan terdekat dari poin Race to the CME Globe ditempati Brooke Henderson. Berita baiknya, Brooke berada satu stroke di belakang Ariya dari dua putaran ini.