Penumpang kereta api/ Twitter:@keretaapikita

AGolf– PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI, memperkirakan jumlah penumpang mengalami peningkatan pada libur Imlek 2018. Senior Manager Humas KAI DAOP 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan, apabila dilihat dari jumlah tempat duduk yang disediakan KAI, peningkatan jumlah penumpang akan mencapai angka 13,5 persen.

Menurut Edy, dari data yang didapat PT KAI, total volume penumpang pemberangkatan dari Jakarta dari hari Rabu-Minggu (14-18 Februari) sebanyak 124.449 penumpang dengan rincian 71.488 penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 52.961 penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir.

“Jumlah ini meningkat 13.5 persen jika dibandingkan dengan total volume penumpang pada libur Tahun Baru Imlek tahun 2017 dengan periode yang sama sebanyak 109.578 penumpang,” kata Edy kepada wartawan, Rabu (14/2).

Sedangkan volume tertinggi pemberangkatan terjadi pada hari Kamis (15/2) sejumlah 18.314 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen, atau menurun 1,2 persen dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 18.535 penumpang.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Keberangkatan dari Stasiun Gambir pada tahun ini mencapai sebanyak 15.460 penumpang atau naik 13 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 13.679 penumpang.

Penambahan penumpang ini tidak terlepas dari upaya KAI mengoperasikan KA tambahan dalam libur Imlek 2018.

“Banyaknya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api, setidaknya ada 8 KA tambahan yang berangkat dari Stasiun Gambir,” tambah Edy.

Untuk memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat saat menghadapi libur Imlek yang jatuh pada akhir pekan ini, PT KAI mengoperasikan kereta tambahan.

PT KAI Daop 1 Jakarta selama ini mengoperasikan 53 KA reguler, yang terdiri 28 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Gambir dan 25 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Pasar Senen.

“Banyaknya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api, setidaknya ada 8 KA tambahan yang berangkat dari Stasiun Gambir,” kata Edy.

KA-KA tambahan tersebut terdiri dari 4 KA Argo Parahyangan tujuan Bandung, KA Argo Dwipangga Fakultatif dan KA Argo Lawu Fakultatif tujuan Solo, KA Argo Jati Tambahan dan KA Cirebon Ekspres Fakultatif tujuan Cirebon.

PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan tempat duduk sebanyak 30.948 untuk KA reguler yang dibagi menjadi 18.452 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, dan 12.496 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Gambir.

“Jadi PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan tempat duduk untuk KA Tambahan sebanyak 3.440 tempat duduk,” tambahnya.

Untuk pemberangkatan KA dari Stasiun Pasar Senen pada hari Minggu-Jumat (11-17 Februari) seperti KA Matarmaja tujuan Malang, KA Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya Gubeng, KA Brantas tujuan Blitar, KA Bengawan tujuan Purwosari okupansinya telah mencapai 100 persen.

Untuk pemberangkatan hari Selasa-Jumat (13-16 Februari) seperti KA Majapahit, KA Jayabaya tujuan Malang, KA Kertajaya tujuan Surabaya Pasar Turi okupansinya juga telah 100 persen. Untuk pemberangkatan Rabu-Jumat (14-16 Februari) KA Progo tujuan Lempuyangan juga telah mencapai volume 100 persen. Sedangkan untuk pemberangkatan hari Kamis -Jumat (15-16 Februari) seluruh perjalanan KA pemberangkatan Stasiun Pasar Senen telah mencapai okupansi 100 persen.

“Hanya KA Tawang jaya tujuan Semarang Poncol, KA Kutojaya tujuan Kutoarjo, dan KA Gumarang tujuan Surabaya Pasar Turi pada hari Jumat (16/2) yang masih tersedia, itupun hanya tersisa sekitar 20 persen,” kata Edy.

KA keberangkatan dari stasiun Gambir perjalanan hari Kamis (15/2) telah mencapai volume 100 persen, hanya KA Argo Parahyangan tujuan Bandung dan KA Argo Jati pemberangkatan pagi hari yang masih tersedia.

Sedangkan untuk hari Jumat (16/2) untuk KA Argo Muria, KA Argo Sindoro tujuan Semarang, KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu tujuan Solo, Argo Anggrek Pagi tujuan Surabaya Pasar Turi, KA Taksaka Pagi tujuan Yogyakarta, KA Argo Parahyangan tujuan Bandung pemberangkatan pagi juga telah mencapai volume 100 persen.