Sri Mulyani Dalam Acara World Islamic Economic Forum (WIEF) / Instagram : kemenkeuri
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani di Konferensi pers Ratas APBN / setkab.go.id
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani di Konferensi pers Ratas APBN / setkab.go.iderbankn

AGolf – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai likuiditas yang tersimpan di sektor perbankan nasional masih mencukupi hingga akhir tahun. Oleh sebab itu, mantan Direktur Bank Dunia ini meminta masyarakat untuk tidak khawatir menyimpan dananya di perbankan nasional.

Menurut Sri Mulyani, Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selalu berkoordinasi untuk memastikan likuiditas perbankan selalu berada di level yang aman.

“Ada berbagai pandangan mengenai masalah fiskal kita yang dalam hal ini diperkirakan akan bisa mengurangi jumlah likuiditas, namun pemerintah bersama BI akan selalu melakukan kerja sama untuk meyakinkan bahwa jumlah kebutuhan likuiditas sampai akhir tahun akan dipenuhi,” ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (21/11).

Sri Mulyani juga memastikan kegiatan belanja pemerintah‎ sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 tetap terkendali.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Dengan tetap menjaga kegiatan belanja pemerintah yang berkesinambungan diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di akhir tahun ini.

“Kita akan bersama BI dan OJK terus mengelola kondisi ekonomi. Sampai akhir tahun, kegiatan dari sisi APBN kita adalah untuk mengelola agar seluruh belanja negara bisa didanai dari penerimaan negara. Oleh karena itu diharapkan itu bisa memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat,” ujar dia.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio pemenuhan kecukupan modal mencapai 22,6 persen untuk bank umum konvensional pada September 2016. Angka itu di atas minimal rasio pemenuhan kecukupan modal sekitar delapan persen.