Trofi Mayor golf wanita
trofi mayor golf wanita / GNN

AGolf.xyz – Jadwal baru LPGA musim 2019 yang baru-baru ini diunggah tur wanita di berbagai akunnya, menghadirkan sejumlah rekor dan harapan baru. Rekor hadiah yang melewati batas USD70 juta, menjadi harapan baru tur wanita ini untuk terus menghadirkan turnamen terbaik bagi pegolf wanita dari seluruh dunia.

Salah satunya dari 5 turnamen mayor LPGA.

Tahun ini, lima golfer berbeda dari 5 negara mengulang musim 2016 dengan rekor serupa. Pernilla Lindberg (ANA Inspiration), Ariya Jutanugarn (US Women’s Open), Sung Hyun Park (Women’s PGA Championship), Georgia Hall (Women’s British Open), dan Angela Stanford (Evian Championship) merupakan kelima pemenang mayor 2018.

Hal yang persis seperti tahun 2016 dengan 5 peraih gelar dari 5 negara. Uniknya lagi, ulangan 2016 terjadi juga dengan tiga pegolf pemenang mayor tahun ini merupakan peraih gelar mayor perdana. Tahun 2016 lalu, predikat itu didapat Brittany Lang (US Women’s Open), Brooke Henderson (Women’s PGA Championship), dan Ariya Jutanugarn (Women’s British Open).

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Namun, keunikan 5 mayor tahun ini terletak pada kedua peraih gelar mayor pertama tersebut, juga menjadikan gelar mayor sebagai gelar pertama LPGA mereka. Hal yang pernah terjadi pada musim 2014, ketika Mo Martin dan Kim Hyo-joo memenangi mayor Women’s British Open dan Evian Championship.

Keunikan itulah yang kemudian diharapkan hadir di 5 turnamen mayor tahun depan.

ANA Inspiration

Turnamen mayor pembuka musim 2019 ini, diadakan pada 4-7 April di lapangan biasanya, Dinah Shore Course at Mission Hills Country Club di Rancho Mirage, California. Di edisi ke-37 sejak 1983, memiliki Pernilla Lindberg sebagai juara bertahannya.

Bagi pegolf 32 tahun itu, pertarungan sengit melawan juara 2013 Inbee Park yang berlanjut hingga hari Senin, berbuah kemenangan dengan birdie dari 30 kaki di Playoff ke-8. Gelar perdana baik mayor maupun LPGA ini, merupakan penantian sejak menjadi rookie pada 2010.

US Women’s Open

Lapangan The Country Club of Charleston di South Carolina, untuk pertama kalinya menuanrumahi ajang US Women’s Open pada 2019 mendatang. Ariya Jutanugarn bertindak sebagai juara bertahan pada 30 Mei-2 Juni 2019.

Pada 2018 lalu, turnamen ini mengubah jadwalnya ke akhir Mei dari biasanya bulan Juli. Menawarkan total hadiah terbesar dalam sejarah golf wanita, USD5 juta, turnamen ini menjadi kali pertama USGA menerapkan keputusan sudden-death Playoff 2-hole saja.

Dua bogey di hole 17-18, membuat Ariya perlu menentukan nasibnya di Playoff melawan Kim Hyo-joo dengan skor 11-under par 277. Setelah par-par di agregat 2-hole, Ariya akhirnya menggenggam trofi mayor keduanya dengan par-par lain di hole 14 dan 18. Kim tersingkir karena bogey di Playoff keempat, dan gagal menambah gelar mayor keduanya setelah Evian Championship 2014.

KPMG Women’s PGA Championship

Tahun kelima turnamen ini berpindah tangan ke PGA of America, KPMG Women’s PGA Championship 2019 mencicipi Hazeltine National Golf Club. Lapangan yang pernah menjadi tuan rumah Ryder Cup 2016 itu, menampilkan Sung Hyun Park sebagai juara bertahannya.

Musim ini, Park menang melalui Playoff dari Nasa Hataoka dan So Yeon Ryu. Dua birdie Park untuk menyingkirkan Ryu di Playoff pertama, dan Nasa di hole kedua, menjadikannya pegolf Korea ketiga setelah Se Ri Pak dan Inbee Park dengan titel ini.

Nasa yang kalah di Playoff, nyaris menggenggam titel back-to-back setelah meraih titel perdana LPGA di Walmart NW Arkansas Championship, sepekan sebelumnya.

Evian Championship dan AIG Women’s British Open

Untuk pertama kalinya, LPGA memiliki turnamen mayor back-to-back yang dimainkan di Perancis dan Inggris. Masih di Evian Resorts untuk Evian Championship, Women’s British Open yang baru mendapatkan sponsor baru, akan dimainkan di Woburn Golf Club.

Evian Championship menjadi trofi paling sempurna yang dimiliki pegolf 40 tahun itu. Bergabung menjadi anggota LPGA pada 2000, Stanford mengamankan lima gelar LPGA antara 2003-2012. Mengejar margin 5 strokes, Stanford akhirnya merasakan kemenangan pertamanya di mayor September lalu.

Sedangkan AIG Women’s British Open, Georgia Hall menerima gelar LPGA pertamanya dengan mengalahkan wakil Thailand Pornanong Phatlum 2 strokes. Ini merupakan gelar pertama Inggris di turnamen nasionalnya sendiri, sejak Karen Stupples pada 2004.

Bagaimana dengan 2019? Akankah lebih seru dari tahun ini, kita nantikan saja.!