AGolf.xyz– Pandemi COVID-19 telah membuat banyak negara di dunia menutup diri dari pengunjung internasional. Termasuk kawasan Timur Tengah yang biasanya dikunjungi lebih dari 50 juta wisatawan per tahun.

Beberapa negara di Timur Tengah masih dikunci karena kekhawatiran akan penyebaran virus. Tapi ada beberapa yang sudah mulai menerima turis internasional, dengan beberapa persyaratan masuk, tentu saja.

Berikut beberapa negara yang termasuk dalam daftar wilayah Wikipedia yang biasanya dianggap sebagai ‘Timur Tengah’ yang telah membuka pintu perbatasannya untuk pengunjung internasional.

1. Siprus

Siprus secara resmi dibuka kembali untuk pariwisata pada 9 Juni 2020. Siprus telah membuat 3 daftar negara yang diizinkan masuk saat ini, masing-masing dengan persyaratan masuk mereka sendiri, kategori A, B dan C.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Negara kategori A dapat mengunjungi tanpa pengujian dan karantina. Negara-negara Kategori A saat ini meliputi: Austria, Kanada, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Irlandia, Jepang, Latvia, Lichtenstein, Lithuania, Malta, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Slovakia, Slovenia, Korea Selatan, Swiss.

View this post on Instagram

The bridge of the lovers or the bridge of love is very beautiful and one of the most romantic places in all of Cyprus it is located in Cape Greco and it is one of the natural bridges in Cyprus. This particular spot is very popular with photographers and honeymooners due to amazing colors and views at sunset. The Bridge of Lovers is a natural rocky arch bridge with an edge extending into the crystal, turquoise and emerald sea from an elevated coastal plateau. The Bridge has naturally been shaped as a result of natural processes, without human intervention. It is believed that if you kiss your loved one while you are standing in the middle of the bridge arch and make a wish, it will surely become a reality. Also holidaymakers come here simply to admire the beautiful sea views and take pictures. #naturalbridge #vacation #redrivergorgeous #familyvacation #familygetaway #familyvacations #familymemories #hiking #naturephotography #nature #naturelovers #photography #ayianapa #cyprus #summer #visitcyprus #travel #cyprusisland #ciprus #agianapa #nature #lovecyprus #cypruslife #travelblogger #sea #cyprusincoming #cyprus #cyprze

A post shared by Cyprus Travel Company (@cyprus_incoming) on

Negara-negara Kategori B (yang mencakup 21 negara lain) masih dapat masuk, tetapi harus membawa tes PCR negatif dalam waktu 72 jam. Sementara, negara-negara Kategori C (7 negara) masih bisa masuk, tetapi hanya dengan tes PCR negatif dalam waktu 72 jam dan karantina 14 hari.

Lihat negara mana saja yang termasuk dalam daftar B dan C, ditambah semua informasi lain tentang pembukaan kembali Siprus untuk pariwisata.

2. Dubai, Uni Emirat Arab

Dubai, UEA secara resmi membuka kembali perbatasannya untuk pariwisata internasional pada 7 Juli 2020. Semua negara diizinkan untuk berkunjung, tetapi mereka harus memenuhi beberapa persyaratan: mengunduh aplikasi kesehatan Dubai, memiliki bukti asuransi kesehatan selama kunjungan mereka, membawa tes PCR negatif tidak lebih dari 96 jam, tanda tangani formulir deklarasi kesehatan, setuju untuk pemindaian termal pada saat kedatangan.

Selama wisatawan tidak menunjukkan gejala dan mereka mengikuti persyaratan masuk di atas, tidak akan ada pengujian pada saat kedatangan dan tidak ada karantina yang diperlukan untuk mengunjungi Dubai.

3. Mesir

Mesir dibuka kembali untuk pariwisata internasional pada 1 Juli 2020. Sementara ini masih belum jelas tentang siapa yang diizinkan dan semua persyaratan masuknya. berikut adalah apa yang kita ketahui sejauh ini:

  • Semua negara tampaknya diizinkan masuk.
  • Tidak ada pengujian atau karantina PCR yang tampaknya aktif pada saat ini.
  • Wisatawan harus mengisi kartu pernyataan kesehatan sebelum naik pesawat.
  • Wisatawan harus menunjukkan bukti asuransi kesehatan selama mereka tinggal di Mesir.
  • Pengunjung akan diperiksa suhunya saat kedatangan.
4. Lebanon

Lebanon dibuka kembali untuk pariwisata pada 1 Juli 2020. Sepertinya mereka menerima semua negara dalam proses masuk/ imigrasi normal. Selain memastikan pengunjung memiliki visa yang valid, pelancong dibagi menjadi 2 kategori untuk masuk.

Kategori pertama termasuk wisatawan yang datang dari negara-negara di mana tes PCR tersedia, kategori kedua termasuk wisatawan yang datang dari negara-negara di mana tes PCR belum tersedia.

Pelancong kategori pertama harus membawa tes PCR negatif tidak lebih dari 96 jam. Pelancong kategori kedua akan melakukan tes PCR di bandara, mengisolasi diri, dan tes lain dilakukan setelah 72 jam.

5. Turki

Turki dibuka kembali untuk pariwisata 12 Juni 2020. Saat ini, Turki mengizinkan semua negara untuk berkunjung tanpa tes wajib atau karantina.

Namun, masih ada beberapa persyaratan masuk bagi wisatawan yang memasuki Turki:

  • Semua negara yang membutuhkan visa elektronik atau stempel visa akan mendapatkannya sebelum memasuki Turki
  • Wisatawan diwajibkan mengenakan masker selama penerbangan masuk ke Turki, serta di bandara. Setiap turis yang tidak mengenakan masker akan ditolak masuk.
  • Wisatawan setuju untuk pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan suhu.
  • Setelah sampai di Turki, pemakaian masker wajah di ruang publik adalah wajib untuk banyak kota termasuk Ankara dan Istanbul.

Itu dia beberapa negara Timur Tengah yang sudah membuka diri untuk turis Internasional. Tapi jangan lupa untuk mengecek kembali persyaratan masuk di tiap negara yang kini sangat dinamis.