National Potrait Gallery

AGolf.xyz- London dikenal dengan deretan museum yang terbuka secara umum dan gratis, termasuk salah satu galeri potret terbesar di dunia. Namun, belum lama ini London National Potrait Gallery akan ditutup selama tiga tahun untuk perbaikan. Penutupan akan berlangsung dari 29 Juni hingga musim semi 2023 dan pembangunan total ini akan menampilkan pintu masuk pengunjung baru, ruang publik baru dan masih banyak lainnya.

Selama museum ditutup, karya seni koleksi museum akan dipamerkan di beberapa pameran di Inggris. Program kegian ini akan menampilkan 300 potret karya, yang beberapa diantaranya jarang dipinjamkan ke negara lain. Pameran akan diselenggarakan mulai tahun 2020 mendatang.

View this post on Instagram

Empty galleries are the best galleries.

A post shared by Esan Swan (@esanswan) on

Beberapa pameran yang sudah direncanakan, diantaranya adalah kemitraan dengan York Art Gallery pada 2021, pameran Tudor Potraits yang bekerja sama dengan Holburne Museum di Bath pada 2022. Serta National Museums Liverpool, Laing Art Galley Newcastle dan Scottish National Potrait Gallery. Setelah pameran-pameran tersebut selesai, maka akan dilanjutkan ke tur tempat-tempat lain di Inggris.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Selain itu, pihak museum juga mengadakan beberapa program galeri untuk memperkenalkan karya-karya seni. Seperti program galeri Coming Home yang menampilkan potret orang-orang yang berpergian ke tempat-tempat ikonik. Serta program Face of Change, yakni sebuah pameran yang bermitra dengan National Trust. Progam ini akan berlangsung sepanjang tahun 2020 di tiga properti National Trust yang berbeda, yakni Mottisfont, Basildon Park dan Hughenden. Termasuk pameran “Tudors to Windsors: British Royal Portraits” yang  akan dibuka di National Maritime Museum pada April 2020.