AGolf.xyx– Perkembangan zaman semakin canggih dengan berbagai teknologi mutakhir yang dapat mempermudah kegiatan manusia. Salah satunya adalah makanan cetak 3D yang digadang-gadang sebagai salah satu terobosan makanan masa depan. Ide pembuatan berbagai makanan hingga daging patty cetak 3D ini digagas oleh Patrick O Brown. Brown adalah mantan professor biokimia Standford yang juga sang pendiri Impossible Foods.

View this post on Instagram

🛒 Coming Soon. 2019. #ImpossibleBurger

A post shared by Impossible Foods (@impossible_foods) on

Latar belakang dari pembuatan makanan cetak 3D ini berawal dari banyaknya daerah di seluruh dunia yang mengalami krisis pangan dan pertumbuhan manusia yang semakin meningkat. Impossible Foods membuat sebuah terobosan burger cetak 3D yang terbuat dari air, protein tumbuhan, minyak kelapa dan heme (molekul yang dikaitkan dengan membawa oksigen dalam darah kita). Heme myoglobin adalah yang memberi daging sapi karakteristik rasa dan bau, zat ini juga bisa diekstrasi dari tanaman seperti kedelai.

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh PBB, diperkirakan sekitar 124 juta orang di 51 negara di seluruh dunia saat ini tengah menghadapi krisis pangan. Laporan utama penyebab utama dari krisis pangan ini adalah guncangan konflik dan iklim. Dengan sumber daya Bumi, air dan lahan yang sebagian besar lahan akan habis digunakan sebagai peternakan.

burger Impossible
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Lebih dari separuh lahan bebas di Bumi dan lebih dari seperempat air tawar digunakan untuk memelihara ternak dan makanan mereka. Hal inilah yang menjadikan peternakan sebagai penyebab utama kepunahan spesies dan pemanasan global,” kata juru bicara Impossible Foods dilansir dari The National.

Impossible Food bertekad untuk mengurangi jumlah hewan yang digunakan untuk makanan dan kemudian akan membebaskan tanah dan air. Perusahaan telah meneliti jika dibandingkan patty yang terbuat dari daging sapi, burger Impossible menggunakan 20 kali lebih sedikit tanah, seperempat air dan menghasilkan seperdelapan dari emisi gas rumah kaca. Selain Impossible Food terdapat beberapa perusahaan yang membuat berbagai alternatif makanan lainnya seperti ikan, keju dan ayam.