AGolf.xyz– Malta Azure Window merupakan sebuah tebing di tepi laut yang menjadi salah satu latar belakang dalam adegan serial Game of Thrones. Namun lengkungan indah batu Azure Window ini runtuh saat angin kencang dan erosi alami. Untuk itu, seorang arsitek Rusia Svetozar Andreev mengusulkan proyek “Heart of Malta” untuk menggantinya. Ini adalah sebuah proyek untuk membangun kembali landmark tersebut dan menjadikannya tujuan wisata baru.

Andreev mendesain Malta Azure Window yang lebih modern dengan baja cermin namun masih mengusung konsep dari lengkungan asli. Bangunan tersebut memiliki bentuk arsitektural poligonal dengan permukaan baja yang akan menyatu dengan landscape alam. Serta memiliki ukuran dan proporsi yang sama dengan lengkungan batu kapur asli.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Andreev dan timnya akan membuat strukstur yang tidak akan merusak sisi tebing alami. Rencananya Andreev dan timnya akan menggunakan teknik yang mirip dengan pembuatan kapal, yakni membangun platform stabil di bawah tebing untuk menempatkan struktur.

Selain itu Andreev juga bekerja sama dengan arsitek Elena Britanishskaya dalam proyek ini, keduanya telah merancang bangunan ini dengan berbagai ruang serbaguna. Bangunan ini akan terdiri dari 5000 meter persegi ruang pameran di atas lima lantai spiral dengan pertunjukan laser dinamis. Di mana setiap langkah spiral mewakili 1000 tahun sejarah Malta.

“Itu akan menjadi monumen sempurna dan simbol perpaduan modernitas dan alam, waktu dan sejarah serta bukti keuletan manusia,”kata Andreev dilansir dari CNN Travel.

Malta Azure Window yang terletak di dekat Dwejra Bay di Gozo merupakan salah satu  lokasi paling terkenal di Eropa. Lengkungan batu kapur yang indah telah ditampilkan dalam berbagai film-film ternama seperti Clas of the Titans, The Count of Monte Cristo hingga sebagai latar belakang pernikahan Dothraki antara Daenerys Targaryen dan Khal Drogo di Game of Thrones.