Skor rendah 57 terjadi di turnamen Alps Tour, Cervino Open / AGolf Design
Skor rendah 57 terjadi di turnamen Alps Tour, Cervino Open / AGolf Design

AGolf.xyz – Mardan Mamat yang membuka hari pertama dengan 66, tak menyerahkan puncak klasemen di akhir putaran kedua, Kamis (22/8). Tambahan 3-under 69, pegolf Singapura itu unggul satu stroke atas Micah Lauren Shin di Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic.

Telah berusia 51 tahun, Mamat membayar bogeynya di hole kedua dengan 4 birdie untuk mendekati gelar keduanya di Asian Development Tour (ADT). Di turnamen senilai USD110.000 ini, ia juga mendekati rekor pegolf tertua kedua sejak tur ini diperkenalkan mulai 2010 lalu.

“Saya sedikit kesulitan di tiga hole pertama, tetapi senang sekali bisa mempertahankan puncak klasemen ini,” komentar peraih 5 gelar Asian Tour itu. “Saya yakin dua putaran terakhir akan sangat ketat. Untuk itu, saya perlu skor rendah untuk tetap memuncaki klasemen karena sudah lama sekali tidak menang.”

Mardan Mamat dari Singapura / ADT
Mardan Mamat dari Singapura / ADT

Mamat meraih gelar terakhirnya di Bashundara Bangladesh Open 4 tahun lalu. Setelah itu, ia sempat finis di tempat kedua Ciputra Golfpreneur 2017 sebagai Top-3 terakhir hingga saat ini.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Jujur saja, bermain di usia 50 tahun lebih jauh lebih sulit dari kondisi saya dimasa muda. Tetapi, saya percaya gelar ini mungkin saja dapat saya raih meskipun lawannya jauh lebih energik dan bertenaga dibanding saya. Namun, saya yakin pengalaman dan sejumput keberuntungan akan jadi pembeda dalam dua putaran ke depan.”

Menempati peringkat kedua, Shin yang mengganti putternya untuk skor terendah pekan ini 8-under 64.

“Saya tidak menyangka putternya akan seperti ini, karena saya perlu 36 putt hari pertama kemarin,” ucap Shin. “Saya senang bisa ada di klasemen atas lagi setelah peringkat ketiga di Sarawak Championship kemarin.”

Di belakang keduanya, Naoki Sekito dari Jepang membidik gelar keduanya secara beruntun setelah Gunung Geulis Golf Invitational awal bulan ini.

Dari CUT 36-hole yang ditetapkan pada even-par 144, terdapat 8 pegolf Indonesia yang lolos ke dua putaran final. Danny Masrin saat ini menempati terbaiknya di urutan T.11 dengan skor total 5-under par 139. Terdapat tiga amatir yang saling memperebutkan amatir terbaik dua putaran ke depan.

Satu stroke di atas batas CUT, George Gandranata membuat satu bogey lebih banyak untuk 1-over 73.

Berikut ini klasemen Top-10 putaran kedua Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic 2019.

135 – Mardan Mamat (SGP) 66-69

136 – Micah Lauren Shin (USA) 72-64

137 – Peradol Panyathanasedh (THA) 71-66, Mitchell Slorach (SGP) 68-69, Naoki Sekito (JPN) 68-69, Brett Munson (USA) 68-69, Joohyung Kim (KOR) 69-68, Steve Lewton (ENG) 69-68

138 – Poom Pattaropong (THA) 71-67, Daniel Fox (AUS) 67-71

Pegolf Indonesia – Danny Masrin, T.11 (72-67), Elki Kow, T.25 (69-72), Naraajie E. Ramadhan, am, T.38 (73-70), Syukrizal S, T.38 (71-72), Kevin Akbar, T.38 (72-71), Seandy Alfarabi, am, T.38 (74-69), Fadhli Rahman Soetarso, am, T.52 (70-74), Peter Gunawan, T.52 (74-70)