Marc Leishma CIMB Classic
Marc Leishman dari Australia menjadi non-Amerika pertama dengan gelar CIMB Classic 2018 / AGolf Design

AGolf.xyz – Marc Leishman dari Australia menjadi pegolf non-Amerika pertama yang mampu memenangi CIMB Classic, Minggu (14/10). Mencetak skor 7-under 65 di hari terakhir di TPC Kuala Lumpur, Leishman mencatatkan trofi keempatnya di PGA Tour sekaligus merusak pesta para pegolf Amerika yang selalu memenangi turnamen sejak edisi pertama 2010 silam.

Dengan skor total 26-under par 262 seperti yang dilakukan Justin Thomas pada 2015, Leishman ungguli dua pesaing terdekat asal Amerika, Bronson Burgoon dan Chesson Hadley, juga pegolf Argentina, Emiliano Grillo.

“Ini begitu luar biasa. Selasa kemarin setibanya saya di sini, saya menelpon Callaway untuk meminta beberapa bola tambahan untuk saya, karena drive saya terlalu ke tepian. Atas bantuan itu, saya merasa terpacu untuk mencari skor sebaik mungkin,” komentar Leishman yang tanpa gelar sepanjang musim 2017/2018 kemarin.

Lanjutnya, Leishman beranggapan lapangan kali ini agak berat saat menapaki back nine. Namun, banyak sekali pukulan bagus yang ia buat di putaran final, sehingga mengembalikan namanya sebagai salah satu pemilik gelar juara PGA Tour.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Saya telah melewati banyak hal yang menyedihkan terkait golf, tetapi saya merasa beruntung bisa kembali menang dan memberikan hadiah kepada anak saya agar dapat melihat ayahnya memegang trofi lagi,” kata Leishman. “Untuk Sharma, semoga dia menerima pelajaran berharga hari ini. Dia bermain bagus sekali dua hari kemarin, dan saya berharap satu waktu nanti dia mampu memenangi gelar PGA Tour.”

Memimpin putaran ketiga bersama Marc Leishman dan Gary Woodland, Shubhankar Sharma kembali anti-klimaks seperti saat memimpin WGC-Mexico Championship lalu. 1-over dari 6 hole pertama, bisa ia perbaiki dengan cepat lewat 4 birdie beruntun antara hole 7-10.

Sayang begitu sayang, tiga bogey berurutan yang dideritanya di hole 11-12-13, memupuskan harapannya di perebutan gelar juara. Tersisa 5 hole untuk mengejar Leishman, Sharma tak dapat melakukannya dan ia pun harus puas dengan skor akhir 72. Posisinya pun jatuh ke T.10 dengan hadiah USD175.000.

“Start saya kurang bagus, tetapi saya optimis dengan 4 birdie yang sempat saya buat. Saya punya kesempatan, tetapi saya cukup menyesal karena hole 11 bolanya masuk air, lalu bolanya jatuh ke bunker di hole 12, dan di hole 13 bola approachnya terlalu ke kiri walaupun saya sudah hit fairway,” cerita Sharma.

Kembali gagal mempertahankan posisi atas di turnamen PGA Tour, membawa pelajaran penting bagi pegolf 22 tahun itu.

“Tentu saja ini pengalaman yang luar biasa, punya dua Top-10 di PGA Tour. Saya merasa, waktunya tidak lama lagi saya bisa menang PGA Tour karena dua peluang penting dengan memimpin 54-hole. Saya penasaran bagaimana permainan saya di sini, bisa dipertahankan di WGC-HSBC Champions dua minggu ke depan,” kata Sharma.

Pegolf India ini semakin memuncaki Habitat for Humanity Standings dengan selisih USD134.094 dari pegolf Korea Selatan, Sanghyun Park yang finis di urutan T.50 dengan tambahan USD15.365.

Berikut ini klasemen akhir Top-10 CIMB Classic 2018.

Pos Nama R.1 R.2 R.3 R.4 Total
1. Marc Leishman (AUS) 68 62 67 65 262 (-26)
T.2 Bronson Burgoon (USA) 63 69 67 68 267
Emiliano Grillo (ARG) 66 68 67 66 267
Chesson Hadley (USA) 67 68 66 66 267
T.5 Abraham Ancer (MEX) 67 68 68 65 268
Charles Howell III (USA) 69 67 65 67 268
Gary Woodland (USA) 69 61 67 71 268
Justin Thomas (USA) 66 69 69 64 268
Louis Oosthuizen (RSA) 66 68 65 69 268
T.10 Si Woo Kim (KOR) 67 71 66 65 269
Shubhankar Sharma (IND) 67 64 66 72 269
Kevin Chappell (USA) 66 67 71 65 269