AGolf.xyz– Memasuki bulan Oktober, Jerman memiliki perayaan festival rakyat terbesar di dunia yang dikenal dengan Oktoberfest. Oktoberfest pertama kali dirayakan pada tahun 1810 untuk menghormati pernikahan antara putra mahkota Ludwig dari Bavaria dan Putri Therese dari Saxony Hildburghausen. Seluruh warga Munich diundang untuk menghadiri perayaan ini dan hingga kini ini masih berlangsung serta menjadi salah satu event penting di Jerman.

Oktoberfest menjadi salah satu festival yang dinantikan warga Jerman dan seluruh dunia yang menyukai bir. Tahun ini Oktoberfest diadakan dari 22 September-7 Oktober yang dipenuhi dengan berbagai bir tradisional Jerman, bir Autralia dan Irlandia. Tapi belum pas rasanya jika belum mencoba bir regional dari Jerman, berikut ini daftar bir asli Jerman yang bisa dicicipi di Oktoberfest dilansir dari lifestyleasia.com, Selasa (2/10).

Kolsch

Kolsch merupakan salah satu bir unik yang difermentasi dengan ragi bir dan didinginkan. Kolsch memiliki rasa yang ringan dan cocok disajikan bersama buah-buahan, atau masakan manis dan pedas seperti masakan Thailand, salad mangga dan berbagai sosis Jerman.

Altbier
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Altbier difermentasi pada suhu lebih dingin dan didiamkan selama berbulan-bulan. Sehingga menghasilkan karakter rasa pahit yang diimbangi rasa malt yang halus, kadang manis atau rasa karamel. Bir ini memiliki tampilan berwarna coklat muda yang berasal dari proses pendidingan yang lama.

Berliner Weisse

Berliner Weisse memiliki sejarah panjang dari abad ke-17 dengan rasa ringan, asam dan memiliki warna keemasan. Bir ini terbuat dari bulir gandum 50 persen dan 50 persen barley kemudian diberi bakteri Lactobacillus untuk menghasilkan rasa asam laktat disertai dengan buah. Penduduk Jerman biasanya menyajikan Berliner Weisse dengan rot order grun (merah atau hijau) yang dibuat dari rasberry dan woodruff (sejenis bunga putih), ramuan hijau.

Dunkelweizen

View this post on Instagram

Franziskaner Dunkel Weizenbier! Cerveja de origem na Bavária, sendo uma das mais tradicionais weizenbier! Nomenclatura que remete aos padres franciscanos, que no passado junto com alguns monges criavam receitas de cervejas para consumo no período do jejum! A Dunkel usa os tradicionais maltes München, original de Munique junto com o trigo, conferindo aromas e sabores mais caramelizados se comparado com uma tradicional Weizenbier! Coloração rubi, leve turbidez e boa formação e estabilidade de espuma! Aromas de cravo, banana e caramelo são sentidos! No sabor um pouco mais ainda de bala toffe ! Baixo amargor e aftertaste adocicado e refrescante! #falandodacerveja #cerveja #cerveza #cerevesia #breja #instabreja #beergram #beerporn #beer #bier #biere #birra #weizen #dunkel #dunkelweizen #dunkelweizenbier #franziskaner #alemanha #deustch #trigo #craftbeer #agua #malte #lupulo #levedura #liquidosagrado #leidapureza #reinheitsgebot

A post shared by Falando da Cerveja (@falandodacerveja) on

Dunkelweizen merupakan bir gandum hitam yang mirip dengan Hefeweizen, namun diberi tambahan malt gelap dan rasa lebih dalam. Dunkelweizen terdiri dari 50 persen gandum dengan rasa sedikit karamel, malt ringan, kering dan kenyal. Bir ini dapat ditemui di Wina dan Munich dengan rasa khas masing-masing.

Rauchbier

Rauchbier memiliki arti bir asap, di masa lalu penggunaan langsung api dalam proses malting memberikan rasa smokey ke biji gandum hingga terbawa ke bir yang dihasilkan. Kini sebagian besar pembuat bir dan malters pindah dari api langsung ke metode pemanasan tidak langsung hanya menyisakan beberapa rasa smokey. Bir ini cocok dihidangkan bersama daging panggang, semur, tiram, zaitun, kentang dan tomat.

Schwarbier

Schwarbier adalah bir yang dibuat di Jerman yang cenderung memiliki warna hitam dengan rasa cokelat atau kopi. Bir ini dihasilkan di daerah sejarah bir yang paling signifikan yakni Jerman tenggara termasuk Bavaria dan Republik Ceko.