AGolf.xyz– Vincent Van Gogh, seniman berkewarganegaraan Belanda yang menjadi salah satu tokoh paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni di Barat. Sepanjang hidupnya, ia menghasilkan kurang lebih 2.100 karya seni. Karya-karyanya kini bisa dinikmati lewat berbagai cara.

Salah satunya adalah melalui media digital. Sebuah pameran seni digital baru di Paris menghadirkan serangkaian karya memukau milik Van Gogh di museum I’Atelier des Lumieres.

Pameran seni ini disajikan dalam bentuk interaktif. Pengunjung dapat menikmati 2000 karyanya dengan daftar putar khusus dan diproyeksikan ke dinding dan lantai. Sehingga memungkinkan para pengunjung dapat berjalan di atasnya.

View this post on Instagram

#VanGogh

A post shared by Anton Abela (@antonabela) on

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Perusahaan Matador Network (perusahaan media digital Amerika Utara) bertanggung jawab untuk memproyeksikan 2.000 lukisan seniman Van Gogh ke dinding yang telah disesuaikan dengan daftar putar dan dikuratori secara cermat. Sementara untuk visual dan musikal diproduksi oleh Culturespaces dan disutradarai oleh Gianfranco lannuzzi, Renato Gatto dan Mssimiliano Siccardi.

Pameran ini akan lebih berfokus pada seni digital dan mencakup semua jenis genre yang dibuat untuk menghidupkan karya seni tradisional dalam media baru. Dalam pameran ini karya-karya seni akan tampil lebih besar dan menonjolkan sapuan kuas Van Gogh yang berlebihan dan pilihan warna yang berani. Selain itu pameran ini juga dipasangkan dengan musik pilihan dari pianis dan composer Luca Longobardi.

Menelusuri Tahapan Kehidupan Van Gogh

Pertunjukan ini menelusuri tahapan kehidupan Van Gogh, dimulai dengan tugasnya di Paris, Nuenen – Belanda, Arles, Prancis dan kota-kota lainnya di Eropa. Hingga akhirnya mengarah ke periode yang dihabiskannya di rumah sakit jiwa, tempat ia menciptakan banyak lukisan benda mati. Oleh karenanya beberapa karya yang dihasilkan memiliki potongan warna yang lebih hangat dan pandangan sekilas tentang evolusi jiwanya dari waktu ke waktu.

Pameran ini menampilkan deretan karya-karya paling populer dari Van Gogh, seperti The Sunflowers, Starry Night , Pottato Eaters dan The Bedroom. Pameran ini akan dibuka pada 22 Februari 2019 – 31 Desember 2019 dengan tiket biaya masuk sebesar USD 14,50 (Rp210 ribu).