Mentan Andi Amran Sulaiman/ www.setkab.go.id
Mentan Amran Sulaiman/ www.setkab.go.id
Mentan Amran Sulaiman/ www.setkab.go.id

AGolf – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjamin stok pangan nasional saat ini aman untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri hingga Mei tahun depan yakni dengan volume mencapai 2 juta ton.

“Stok ini kami jamin mampu cukupi sampai Mei tahun depan. Maret nanti akan terjadi panen puncak padi, jadi stok pangan benar-benar tidak ada masalah, beras kita cukup. Dan mudah-mudah ancaman anomali iklim 2017 sudah berlalu,” kata Amran di Jakarta.

Amran menambahkan untuk mengantisipasi terjadinya musim paceklik yang biasa terjadi pada Desember hingga Februari, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menambah luas tanam pada Juli hingga September 2016.

Menurut dia, pada Juli 2016, luas tanam padi mencapai 917.157 hektare, sementara pada 2015 sebelumnya hanya 644.091 hektare. Kemudian pada Agustus 2016, luas tanam mencapai 952.633 hektare. Penambahan ini melonjak tinggi dari luas tanam tahun sebelumnya yang hanya 566.782 hektare.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Demikian juga luas tanam pada September diyakini bertambah tahun ini. Pada September 2015, luas tanam sebesar 799.295 hektare,” ujarnya.

Untuk itu, Amran meminta agar masyarakat tenang dan tidak mengkhawatirkan persediaan pangan. Sekalipun terjadi paceklik atau gagal panen, Amran meyakini persediaan pangan negara masih cukup untuk menutupi kebutuhan pangan masyarakat yang mencapai 2,6 juta ton beras per bulan.

“Kalau biasanya Indonesia mengalami defisit, sekarang surplus beras,” tegasnya.

Sementara itu Humas PT Food Station Tjipinang, Sugito mengungkapkan hingga saat ini pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang masih stabil yang mana untuk minggu ini mencapai 38.605 ton, dengan rata-rata 3 ton per hari.