grasshopper

AGolf.xyz– Mesin penjual otomatis (vending mechine) di Jepang selatan menjual serangga sebagai makanan ringan. Dilansir dari Lonely Planet penjualan terlaris mesin tersebut berasal dari kawasa Kumamoto.

Mesin tersebut menjual 8 jenis penganan termasuk belalang berlapis cokelat dan protein bar jangkrik. Makanan-makanan tersebut dijual mulai dari harga ¥ 600 hingga ¥ 1000 (USD 5-9).

“Renyah dan, yang mengejutkan saya, rasanya enak,” kata seorang pelanggan kepada Japan News. “Aku tahu aku makan sayap dan kaki.”

Mesin yang tidak biasa ini didirikan oleh Toshiyuki Tomoda. Ia mendapatkan ide ketika seorang teman yang bekerja di Thailand mengiriminya beberapa belalang kering sebagai suvenir. Toshiyuki berharap mesin itu akan membantu mempublikasikan toko balon dekatnya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Saya hanya berpikir akan menarik memiliki serangga di mesin penjual otomatis,” katanya kepada Japan News. “Jika saya akan menghabiskan uang, saya pikir saya mungkin akan menghabiskannya untuk sesuatu yang edgy.”

Mesin penjual otomatis di Jepang ini menjual 80 camilan dalam minggu pertama, menghasilkan sekitar ¥ 80.000 (USD 700). Kumamoto adalah daerah yang terkenal dengan puri abad ke-17, salah satu yang terbaik di Jepang. Kota ini terletak di Kyūshū, pulau paling selatan di Jepang, yang dikenal karena puncak gunung berapi dan garis pantai sub-tropisnya.

Sebenarnya, ini bukan mesin penjual otomatis pertama yang menjual serangga. Museum Ilmu Pengetahuan Alam Houston menawarkan keripik yang terbuat dari tepung jangkrik tanah dan serangga yang terbungkus dalam permen dalam mesin yang bertujuan untuk mengedukasi pengunjung tentang konsumsi serangga.

Meskipun memakan serangga adalah hal yang tabu di banyak negara, hal ini populer di kalangan orang lain. Termasuk di Indonesia, di Gunung Kidul, Yogyakarta belalang adalah serangga yang biasa dikonsumsi. Sementara Cacing mopane (ulat) adalah bahan makanan utama di Afrika Selatan dan semut pemotong daun dimakan di beberapa bagian Amerika Selatan.

Beberapa ahli lingkungan malah menyarankan kita untuk makan lebih banyak karena serangga adalah alternatif yang berkelanjutan untuk sumber protein.