AGolf.xyz- Nissan sedang mengembangkan mobil masa depan dengan teknologi gelombang otak. Teknologi terbaru tersebut bernama Brain to Vehicle atau B2V yang dapat membaca pikiran.

Dilansir dari The Verge, Sabtu (15/6), yang dimaksud dengan pikiran di sini bukanlah pikiran secara detail, tetapi memprediksi pergerakan pemudi sesaat sebelum terjadi. Teknologi ini pun dikatakan juga sebagai alat untuk melawan konsep mobil otonom atau tanpa pengemudi.

“Ketika semua orang berbicara tentang kendaraan otonom, visi mereka sangat tidak personal, karena manusia melepaskan kendali pada mesin. Teknologi B2V justru kebalikannya. Teknologi ini menggunakan sinyal dari pikiran pengendara untuk membuat berkendara lebih menyenangkan dan nyaman,” ujar Daniele Schillaci, Executive Vice President Nissan.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

B2V ini akan memprediksi tindakan pengendara, contohnya pengemudi akan memutar roda kemudi atau menekan pedal. B2V ini juga akan mendeteksi dan mengevaluasi ketidaknyamanan pengendara, sehingga AI yang terdapat dalam B2V ini dapat mengubah konfigurasi berkendara dan gaya berkendara pada mode otonom. Proses penganalisaan B2V ini dapat diketahui antara 0,2 hingga 0,5 detik sebelum pengemudi melakukan tindakan.

Selain itu, B2V ini dapat menyesuaikan lingkungan internal kendaraan. AI nya dapat menyesuaikan apa yang pengendara lihat, sehingga akan membuat suasana dalam kabin mobil menjadi lebih santai.

Teknologi canggih ini sudah diperkenalkan Nissan pada acara Consumer Electronics Show (CES) Asia 2019 di Shanghai, Tiongkok pada 11 – 13 Juni 2019 kemarin.