Francesco Molinari dan Rory McIlroy berebut gelar Pegolf Terbaik European Tour 2018 / AGolf Design

AGolf.xyz – Francesco Molinari mengejar penghargaan tertinggi European Tour. Sebagai pegolf Italia, ia bisa saja menjadi Pegolf Terbaik European Tour pertama dari negara spageti itu di DP World Tour Championship, Dubai.

Berdasarkan perhitungan European Tour dari kondisi poin saat ini, Molinari yang memiliki 4.709.921 poin per 11 November kemarin, perlu minimal T.5 di Jumeirah Golf Estates Dubai untuk menjuarai Race to Dubai. Jika tidak dapat kursi minimal ini, Tommy Fleetwood sangat mungkin menjegal penghargaan tertinggi ini.

“Ini musim yang luar biasa karena saya tidak pernah ada di posisi ini sebelumnya. Bahkan jika orang bertanya saat April atau Mei, saya akan menjawab posisi yang biasa saja,” kata Molinari.

Barulah saat musim panas, Molinari mulai memetik kemenangan penting dimulai dari BMW PGA Championship, runner-up di Italian Open, dan mayor the Open di Carnoustie. Pencapaian penting yang membawanya ke Ryder Cup di Le Golf National, dengan rekor langka 100 persen kemenangan dari 5 partai yang diikutinya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Saya betul-betul tidak menyangka bisa menerima musim panas yang seperti itu. Rasanya seperti mimpi, karena siapapun bisa menang satu turnamen dengan brilian tetapi konsisten di turnamen penting dan hasil bagus di Ryder Cup, saya merasa sangat terkejut dengan hal ini,” komentar Molinari.

Melawan rival terdekatnya Tommy Fleetwood di turnamen terakhir, Molinari akan berterima kasih jika rekannya itu memenangi gelar Race to Dubai.

Tommy Fleetwood and Jon Rahm European Tour
Tommy Fleetwood dan Jon Rahm di Ryder Cup 2018 / European Tour

“Kami akan fight di Jumeirah nanti, dan apapun hasilnya saya akan jadi orang pertama yang menyelamatinya jika Fleetwood menang Race to Dubai nanti. Saya harap dialah orangnya, tidak orang lain selain diri saya tentunya,” harapnya.

Fleetwood dan Molinari merupakan teman dekat, yang sempat dipasangkan di Ryder Cup dengan rekor 4-0. Satu rekor baru di kubu Tim Eropa selama ajang Ryder Cup.

Rory McIlroy Miliki Peluang Tipis dengan Pengalaman Besar di Dubai

Rory McIlroy memang menempati posisi keenam dengan 2.892.354 poin Race to Dubai. Namun, pengalaman dua gelarnya pada 2012 dan 2015, mungkin saja bertambah menjadi gelar ketiga dan gelar pertama Rolex Series.

“Musim ini jelek sekali musim saya, B minus. Tetapi, jika menang saya akan kembalikan ke B,” kelakar Rory. “Walaupun begitu, saya tetap menganggap musim ini sangat positif, karena saya bermain sangat konsisten dengan 10 Top-10 dan posisi terbaik kedua di the Open. Saya juga bermain di 6 flight terakhir, naik dari 3-4 kali tahun lalu. Ya, walaupun akhirnya merosot di final.”

Rory menyesalkan tidak dapat hasil bagus di Nedbank Golf Challenge, untuk mempersempit poin Race to Dubai dari Molinari. Dengan peringkat T.21, Rory kini mengharapkan driver barunya dapat memberi gelar pertamanya sejak Dubai Duty Free Irish Open 2016.

“Flight terakhir di The Masters, BMW PGA Championship, WGC-Bridgestone Invitational, dan Tour Championship merupakan kesempatan yang bagus bukan. Tetapi, hasil putaran final memang jelek, karena banyak sekali fairway yang tidak bisa saya hit dan itulah yang menjadi mimpi buruk saya,” ujar Rory.

“Dengan driver baru di tas golf saya, semoga saja menjadi keberuntungan buat saya. Apalagi Dubai merupakan kota yang saya kenal, karena gelar pertama European Tour datang dari kota ini. Saya juga sempat memiliki tempat tinggal selama 4 tahun di negara ini, jadi saya rasa ini waktu yang tepat untuk memutus winless selama 2 tahun lebih,” sambung pegolf 29 tahun itu.