Francesco Molinari Race to Dubai 2018
Francesco Molinari menangi Race to Dubai 2018 /AGolf Design

AGolf.xyz – Francesco Molinari mengukuhkan dirinya sebagai Europe’s Number One di DP World Tour Championship Dubai, Minggu (18/11). Tak perlu sampai juara, Molinari yang mengakhiri 72-hole di urutan T.26, cukup baginya memenangi Race to Dubai di Jumeirah Golf Estates.

Syarat utama gelar juara ini gagal, hanyalah Tommy Fleetwood memenangi turnamen penutup musim ini. Sayangnya, skor akhir pekan 74-68 malah melemparkannya keluar dari Top-15 setelah sempat berada di T.6 dari 36-hole.

“Satu pencapaian yang luar biasa. Sebelum tee, saya mendapat titel juara the Open dan Race to Dubai leader. Tak terasa, sore harinya saya betul-betul menjadi juara Race to Dubai. Ini perjalanan panjang yang luar biasa,” komentar Molinari.

Pegolf Italia itu menjadi pegolf asal negaranya yang memenangi Race to Dubai, sejak format ini diperkenalkan pada 2009 menggantikan Order of Merit. Memenangi gelar pertama ini, Molinari punya dua gelar penting di mayor the Open dan BMW PGA Championship sebagai gelar Rolex Series.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Saat bergabung di skuad Eropa, Molinari menjadi pegolf pertama dengan skor sempurna 5 poin dari 5 partai yang ia ikuti. Empat poin yang didapat, terjadi saat dipasangkan dengan Fleetwood dan satu lainnya datang di partai single saat melawan Phil Mickelson.

“Titel ini lebih dari apa yang saya impikan. Saya pikir, ada banyak pegolf yang lebih layak menerimanya. Selama ini, banyak sekali golfer hebat yang belum menang mayor, Order of Merit, ataupun Race to Dubai. Dan saya mendapatkan itu semua di satu musim ini,” kata Molinari.

“Semakin luar biasanya lagi, saya ini tidak pernah memberikan satu poin kemenangan ke Eropa. Di Le Golf National kemarin, saya malah menyumbang seluruh poin yang bisa saya berikan. Begitu juga Carnoustie, ini lapangan yang tidak menjadi favorit saya, tetapi malah menang the Open di sini,” sambungnya.

Molinari di Musim 2018

Molinari mengawali tahun 2018 dengan tampil di Amerika. Hasilnya, dua Top-25 di World Golf Championship, dan satu lainnya dari The Masters. Balik ke Eropa untuk Rolex Series, Molinari akhirnya meraih gelar pertamanya di BMW PGA Championship setelah 5 Top-10 di Wentworth.

Pekan berikutnya di Italian Open, ia nyaris memenangi gelar back-to-back Rolex Series dengan kalah satu stroke saja dari Thobjorn Olesen. Melangkah ke US Open, finis T.25 menjadi bekal kemenangan pertama PGA Tour di Quicken Loans National.

Di Carnoustie, bersanding dengan Tiger Woods di putaran final, Molinari dengan 69 cukup baginya menjadi kampiun pertama Italia di turnamen mayor. Usai mengakhiri PGA Championship dengan T.6, Molinari begitu menyatu dengan Fleetwood hingga terbentuklah kosa kata baru, MoliWood di Ryder Cup.

“Menjadi juara di sini tidaklah mudah, karena saya mengenal Fleetwood yang sewaktu-waktu mengkudeta posisi saya ini. Saya sangat salute kepadanya jika itu terjadi, tetapi dialah yang kemudian menyelamati saya sebagai kampiun baru Race to Dubai di sini,” tutur Molinari. “Dia (Fleetwood) pegolf hebat dan sangat bertalenta. Saya yakin dia bakal mendapatkan lebih banyak gelar Race to Dubai, karena usianya juga baru 27 tahun.”