AGolf.xyz- Museum Vatikan akan membatasi pengunjung harian di tahun 2019 mendatang. Keputusan ini diambil setelah sejumlah keluhan dari pemandu wisata yang menyatakan jika museum terlalu banyak pengunjung. Terlalu banyak pengunjung mengakibatkan tidak efektifnya penjelasan pemandu pada wisatawan dan waktu yang terlalu singkat untuk mengamati sebuah karya seni.

Setiap harinya museum Vatikan dapat dipenuhi sekitar 30.000 pengunjung. Kondisi terburuk terjadi selama bulan Maret hingga Oktober dengan suhu yang dapat melonjak hingga 40 derajat Celcius. Museum ini hanya memiliki dua jalan keluar dan sering penuh sesak dengan para tamu yang ingin mengambil gambar karya-karya Michelangelo.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Dilansir dari Lonely Planet News, Direktur Museum Vatikan, Barbara Jatta menyatakan pihaknya berupaya untuk memperbaiki jumlah pengunjung di tahun 2019 mendatang. “Saya memahami betapa sulitnya pemandu wisata, namun keputusan ini diambil untuk memberikan kenyamanan pada pengunjung.”

Selain membatasi jumlah pengunjung, museum ini juga akan melakukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan para pengunjung. Pihak museum akan memperbaiki sistem tiket dan keamanan serta pemasangan penyejuk udara di kamar Raphael dan apartemen Borgia. Dengan ini diharapkan para pengunjung dapat dengan leluasa menikmati karya-karya seni indah yang ada di museum Vatikan.

Museum Vatikan merupakan museum Kristen dan seni yang didirikan pada awal abad ke-16 di Viale Vaticano, Roma, Italia. Museum ini menampilkan karya–karya dari koleksi besar yang telah dikumpulkan oleh para Paus selama berabad-abad. Termasuk beberapa patung Romawi paling terkenal dan karya Renaissance yang paling penting di dunia. Museum ini berisi sekitar 70.000 karya, dengan 20.000 diantaranya dipamerkan di 54 galeri dan menjadi salah satu museum terbesar di dunia.