AGolf.xyz- Program vaksinasi COVID-19 membawa harapan baru bagi para penikmat perjalanan. Pasalnya, banyak negara di dunia memperlonggar pembatasan perjalanan mereka seiring program vaksinasi yang terus berjalan. Pun demikian langkah yang diambil kota Big Apple, New York.

New York, telah mengumumkan aturan perjalanan baru untuk menyambut kembali para pelancong domestik. Diantara aturan baru tersebut adalah, para pelancong yang telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 tidak diwajibkan melakukan karantina atau mengisolasi diri.

“Wisatawan domestik tidak lagi diharuskan untuk mengarantina atau melakukan tes dalam waktu 90 hari setelah vaksinasi penuh,” kata Gubernur New York Andrew Cuomo. Namun bagi mereka yang telah divaksinasi lebih dari 90 hari yang lalu tetap harus melalui prosedur pengujian dan karantina.

Meskipun begitu, bagi sebagian besar calon pelancong masih banyak aturan dan batasan yang berlaku. Baik pelancong dari negara bagian yang tidak bersebelahan dan negara-negara CDC Level 2 harus mematuhi seperangkat aturan yang sama saat mengunjungi New York.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Wisatawan harus menunjukkan tes negatif yang diambil tidak lebih dari tiga hari sebelum keberangkatan. Setibanya di sana, mereka harus dikarantina selama tiga hari. Pada hari keempat, para pemudik akan menjalani tes Covid-19 lagi; jika negatif, pelancong dapat meninggalkan karantina. Jika pelancong tidak memberikan tes negatif, sepuluh hari penuh karantina harus diperhatikan.

Wisatawan yang telah meninggalkan negara bagian selama kurang dari 24 jam tidak perlu dikarantina, tetapi harus mengisi Formulir Kesehatan Wisatawan saat masuk, dan mengikuti tes diagnostik COVID 4 hari setelah mereka tiba di New York. Wisatawan dari negara bagian yang berdekatan dengan New York dibebaskan dari peringatan perjalanan, tetapi tetap harus mengisi Formulir Kesehatan Wisatawan. Pekerja esensial juga dibebaskan.

Masker masih wajib di negara bagian tersebut, dengan pedoman resmi yang menyatakan bahwa siapa pun yang berusia di atas 2 tahun yang dapat mentolerir penutup wajah harus melakukannya. Aturan tersebut berlaku saat berada di tempat umum, angkutan umum atau pribadi, dan tempat kerja saat bersentuhan dengan pelanggan.

Gubernur Cuomo juga melonggarkan beberapa pembatasan lainnya, membantu kehidupan di Big Apple untuk kembali ke semacam normalitas. Mulai tanggal 2 April, tempat acara, seni, dan hiburan diizinkan untuk dibuka dengan kapasitas 33 persen, hingga 100 orang di dalam ruangan dan 200 di luar ruangan. Batas ini dapat ditingkatkan menjadi 150 dan 500 masing-masing jika peserta memberikan bukti tes negatif sebelum masuk. Jarak sosial harus diperhatikan oleh semua peserta. New York juga baru-baru ini memperluas kapasitas makan dalam ruangannya menjadi 35 persen.

New York saat ini memiliki rata-rata 7 hari bergulir dari 7.460 kasus harian, turun secara signifikan dari puncaknya yang hampir 20.000 kasus harian. Negara bagian juga telah mengeluarkan 4,6 juta vaksin, dengan lebih dari 1,5 juta telah menerima kedua dosis vaksin.