Dustin Johnson mempertahankan No.1 dunia dengan T.6 di US Open 2020 / USOpen.com
Dustin Johnson mempertahankan No.1 dunia dengan gelar The Masters 2020 / USOpen.com

AGolf.xyz – Dominasi Dustin Johnson di The Masters 2020, tidak hanya memperbarui rekor kemenangan terbesar 20-under par 268, melainkan juga mempertegas posisinya di No.1 dunia. Datang sebagai unggulan utama ke Augusta National Golf Club, Johnson yang baru sembuh dari vonis positif virus corona itu memenangkan gelar mayor keduanya selain US Open 2016.

Atas gelar ini, DJ diganjar poin sempurna 100 yang memperbarui average point Official World Golf Ranking (OWGR) ke angka 12,7638. Dengan poin rata-rata seperti itu, DJ unggul 2,4698 poin dari No.2 dunia Jon Rahm yang kemarin hanya finis di urutan T.7. Dalam proyeksi minggu lalu agar terjadi pergantian No.1 dunia, Rahm diwajibkan menang saat Johnson tidak mampu bertemu akhir pekan di Augusta National.

Justin Thomas dari peringkat keempat, juga punya kesempatan kembali ke No.1 dunia apabila memetik gelar The Masters dan kedua rivalnya ini tidak dapat menjumpai runner-up (Rahm) dan Top-5 (Johnson).

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Nyatanya, Johnson bermain begitu luar biasa hingga menyamai rekor 16-under 200 yang dimiliki Jordan Spieth dari tiga putaran 65-70-65. Di putaran final, Johnson bermain taktis untuk menjadi pemenang The Masters pertama dengan 20-under. Skor tersebut mengikuti Jason Day dan Henrik Stenson saat menang PGA Championship 2015 di Whistling Straits, dan the Open 2016 di Royal Troon.

Dari peringkat pertama ini, Johnson juga menorehkan rekor sebagai pegolf kelima yang memenangkan turnamen mayor dari No.1 dunia. Ranking dunia yang baru dimulai tepat pada pekan The Masters 1986, perlu menunggu hingga The Masters 1991 dan 1992 untuk dipecahkan Ian Woosnam dan Fred Couples.

Memasuki milenium 2000-an, Tiger Woods melakukannya dalam 11 kesempatan dengan masing-masing tiga kali di US Open, the Open, dan PGA Championship. The Masters dilakukannya antara 2001-2002. Terakhir, Rory McIlroy memenangkan PGA Championship 2014 sebagai unggulan utama No.1 dunia.

Catatan lainnya, Johnson dapat dipastikan mengakhiri tahun 2020 sebagai No.1 dunia meskipun masih ada sekitar 6 minggu ke depan. Hal ini dimungkinkan karena PGA Tour akan berakhir pada awal Desember. Sedangkan, turnamen akbar European Tour sulit membagikan poin besar hingga akhir tahun.

Ini berarti, Johnson akan mengulang akhir tahun 2017 di mana ia menguasai No.1 dunia selama kurang lebih 64 minggu antara 19 Februari 2017 hingga 12 Mei 2018.

Sekarang ini, Johnson telah melewati pekan ke-13 sejak menggantikan Jon Rahm mulai 22 Agustus bulan lalu. Jika ditotal, telah 104 minggu Johnson berada di No.1 dunia yang membuatnya menempati peringkat keempat daftar pemilik No.1 dunia terlama. Dalam dua pekan ke depan, ia akan menyamai rekor Rory McIlroy yang menghentikan 106 pekan pada bulan Juli lalu.

Hanya Tiger Woods (683) dan Greg Norman (331) yang memiliki jumlah pekan terbanyak di No.1 dunia.

Bernhard Langer

Masih dari The Masters. Bernhard Langer yang telah berusia 63 tahun, memecahkan rekor sebagai pegolf tertua yang menyelesaikan 72-hole di Augusta National.

Diuntungkan dengan perubahan The Masters ke bulan November, Langer melewati rekor Tommy Armour pada usia 63 tahun, 1 bulan, dan 16 hari di The Masters 1973. Per Jumat (13/11) lalu, rekor tersebut diperbarui Langer pada 63 tahun, 2 bulan, dan 18 hari.

Mencetak skor 73-71 di dua putaran terakhir, Langer finis di urutan T.29 dengan tambahan 4,4 poin OWGR. Ini menjadi poin ketiga yang ia dapat dalam dua tahun terakhir, sekaligus membawa mantan pemenang The Masters 1985 dan 1993 itu ke No.765 dunia.

Langer merupakan orang pertama yang menduduki No.1 dunia di masa awal OWGR selama tiga pekan. Sekarang ini, Langer menghabiskan waktunya dengan mengikuti PGA Tour Champions, tur khusus 50 tahun ke atas yang tidak mendapatkan poin OWGR.

Meski begitu, Langer telah memiliki 41 gelar sebagai rekor terbanyak kedua di belakang Hale Irwin dengan 45 gelar PGA Tour Champions. Langer juga menguasai 11 trofi mayor, rekor terbanyak sejak tur ini dimulai pada 1980.