Torrey Pines South Course
Torrey Pines di South Course / Golf.com

AGolf.xyz – Farmers Insurance Open yang baru saja berakhir Minggu (26/1), nyaris mengubah penghuni No.1 dunia dari Official World Golf Ranking (OWGR). Brooks Koepka yang menggenggam posisi ini sejak 19 Mei 2019, seharusnya bisa digantikanh Rory McIlroy dengan satu syarat yang cukup sulit.

Hadir di Torrey Pines Golf Course, Rory wajib menang untuk kembali ke No.1 dunia yang ia tinggalkan sejak September 2015. Di balik kewajiban tersebut, Rory memiliki catatan yang kurang menguntungkan berdasarkan catatan Justin Ray, analis 15th Club.

Mundur hingga 2008, Rory tidak pernah menang dari 12 turnamen yang diikutinya di awal tahun. Hanya ada satu Miss CUT, Rory menempati empat runner-up dan dua T.3 yang menurunkan sedikit peluangnya saat memulai putaran pertama Farmers Insurance Open.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Dari start 67 di T.3, Rory sempat berpeluang meraih gelar dengan 73-67 dan terpaut dua strokes saja dari Jon Rahm yang memimpin 54-hole. Di final, Rory mentok dengan skor 69 di saat Marc Leishman diam-diam mengambil trofi kelimanya di PGA Tour. Rory terhenti di T.3 bersama Brandt Snedeker.

Gelar tak dapat, No.1 dunia pun tidak kembali padanya.

Brooks Koepka yang tidak turun lapangan, meneruskan rekor pribadi No.1 dunia menjadi 46 pekan akhir Januari ini. Hanya 4 pekan ke depan, Koepka menyusul Ian Woosnam yang mengoleksi 50 pekan No.1 dunia.

Namun, harapan tersebut bisa dihentikan Jon Rahm yang akan tampil di Waste Management Phoenix Open. Turnamen yang berlangsung antara 30 Januari hingga 2 Februari pekan ini, dapat memberikan No.1 dunia pertama untuk Rahm dengan satu syarat.

Sesuai ‘OWGR guru’ Nosferatu, pegolf Spanyol diwajibkan menang gelar keempat di Phoenix Open, saat Koepka tak mampu finis Top-4 di Saudi International. Turnamen yang diadakan bersamaan dengan Phoenix Open, diakhiri Koepka yang finis T.54 tahun lalu.

Kembali ke Arab Saudi bersama juara bertahan Dustin Johnson, Koepka membawa bekal T.34 di Abu Dhabi HSBC Championship sebagai turnamen pertamanya sejak Oktober.

Absennya Rory pada pekan keempat ini, Rahm dapat memanfaatkan peluang besar dari catatan ciamik di Phoenix Open. Sejak debut pertamanya 2015 dengan hasil T.5, Rahm terus menaikkan levelnya ke T.16 pada 2017, T.11 pada 2018, dan T.10 tahun lalu.

Selain peluangnya meneruskan sang legenda Seve sebagai satu-satunya Spaniard di No.1 dunia selama 61 pekan, Rahm minimalnya dapat naik ke No.2 yang pernah ia cicipi selama 6 pekan pada awal tahun 2018.