Justin Thomas hadapi PGA Championship sebagai No.1 dunia / AGolf Design
Justin Thomas raih Pemain Terbaik kedua versi PGA of America 2020 / AGolf Design

AGolf.xyz – Dua pekan yang lalu, Jon Rahm menjadi No.1 dunia yang baru di Official World Golf Ranking (OWGR). Gelarnya di Memorial Tournament, mengantarkan Spaniard itu menyusul panutannya Seve Ballesteros yang lebih dulu melewati 61 pekan di No.1 dunia.

Sayangnya, mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut. Apa yang terjadi di World Golf Championship (WGC)-FedEx St. Jude Invitational menjadi buktinya. Rahm yang berdoa ekstra keras untuk memperpanjang masa No.1 dunia, pupus saat Justin Thomas merengkuh WGC keduanya di TPC Southwind, Memphis, Minggu (2/8).

Mengalahkan sang juara bertahan Brooks Koepka tiga strokes, Thomas kembali ke puncak ranking dunia sejak Juni 2018. Akhir pekan kemarin, tak ada skenario yang memudahkan Rahm, apabila Thomas atau Rory McIlroy menjadi juara WGC-Invitational. Rahm finis T.52 dengan usaha keras 66 di putaran finalnya, dan Rory dua strokes lebih baik di T.47.

Kembalinya Thomas ke No.1 dunia, meneruskan empat pekan yang sudah didapat dengan menggusur Dustin Johnson dua tahun lalu. Sekali lagi, mempertahankan posisi setinggi itu bukanlah hal mudah. PGA Championship yang menawarkan 100 poin OWGR dapat mengubah susunan peringkat teratas dunia pekan depan.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Skenario sementara menunjukkan, bahkan Dustin Johnson di tempat kelima bisa menjadi No.1 dunia apabila meraih gelar mayor keduanya di TPC Harding Park, California. Thomas yang menghadapi tantangan tersebut, juga mengangkut beban yang cukup berat untuk mendapatkan mayor dari No.1.

Diperkenalkan sejak 1986, catatan menujukkan hanya ada 14 trofi mayor yang mampu diraih seorang pegolf saat rankingnya menginjak No.1 dunia. Dari jumlah itu, Tiger melibas 11 trofi yang seluruhnya hadir di milenium 2000-an. Ian Woosnam dan Fred Couples masing-masing meraih The Masters 1991 dan 1992, sedangkan Rory McIlroy menjadi pegolf terakhir yang mendapat PGA Championship 2014 dari No.1 dunia.

Thomas juga menghadapi Brooks Koepka, yang secara serius mengejar gelar ketiga beruntun setelah 2018-2019 di Bellerive dan Bethpage Black. Belum pernah ada pemenang hattrick sejak Peter Thomson di the Open 1954-1956. Koepka nyaris mematahkan rekor tersebut, jika mengalahkan Gary Woodland di US Open tahun lalu.

Dobel-Digit Masrin

Kartu Asian Tour yang sedang dimiliki pegolf Indonesia Danny Masrin, belum juga digunakan sejak pandemi melanda. Meskipun begitu, Masrin baru saja melewati pekan ke-10 atau dobel-digit di Top-500 dunia.

Mencapai posisi ini dari turnamen terakhir Asian Tour sebelum pandemi, Malaysia Open dengan T.13, Masrin memperkukuh 500 besar dunianya hingga menorehkan rekor tertingginya di No.464 dunia awal Juli lalu. Saat ini, ia sedang menduduki 472 dunia.

OWGR sempat menghentikan sementara penghitungan poin mereka selama 12 pekan antara Maret-Juni.