Dirjen Kekayaan Negara Sonny Loho/ DJKN

 

Dirjen Kekayaan Negara Sonny Loho/ DJKN
Dirjen Kekayaan Negara Sonny Loho/ DJKN

AGolf– Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho optimistis, seluruh Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2016 akan dicairkan sesuai jadwal. Ia berharap, pada akhir tahun 2016, seluruh PMN telah terealisasi seluruhnya.

“Target pencairan PMN masih on the track, direncanakan pada akhir tahun 2016 sudah terealisasi,” kata Sonny dikutip dari laman Kemenkeu, Rabu (30/11).

Ia menambahkan, pemerintah akan memprioritaskan pencairan PMN untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan melakukan right issue terlebih dahulu.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Beberapa BUMN tersebut yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Krakatau Steel (Persero) Tbk., dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Sonny juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pemerintah telah mencairkan Rp11,2 triliun dari total Rp93,5 triliun investasi pemerintah tunai tahun 2016. Ia mengakui, proses pencairan PMN untuk BUMN memang cukup panjang.

“Dimulai dari kajian oleh Menteri BUMN, kemudian dikaji oleh Menteri Keuangan (Menkeu), baru kemudian dikirim ke Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) untuk diharmonisasi. Dari Menkumham dikirim ke Menkeu untuk diteliti kembali sebelum di serahkan ke Sekretaris Negara untuk disampaikan kepada Presiden. Setelah semuanya final, diserahkan ke menteri yang bersangkutan sebelum ditandatangani oleh Presiden,” urainya.