Mona-Lisa-vr

AGolf.xyz-  Musée du Louvre Paris telah meluncurkan pameran Leonardo da Vinci baru yang dirancang untuk menandai peringatan ke-500 tahun meninggalnya yang pelukis. Pameran ini menampilkan total 160 karya lukisan, patung, manuskrip, patung, serta menghadirkan pengalaman Virtual Reality (VR). Di mana pengalaman tersebut memungkinkan para pengunjung dapat berinteraksi dengan Mona Lisa dalam 3D.

Pengalaman VR ini disebut dengan “Mona Lisa : Behind the Glass” ini dikembangkan dalam kemitraan bersama HTC Vive. Pengalaman selama tujuh menit tersebut menghadirkan kesempatan bagi para tamu untuk mendekati lukisan Mona Lisa dan merasakan pertemuan pribadi di ruang virtual.

View this post on Instagram

The first VR experience presented by the @museelouvre is…Mona Lisa! 👇 — ▪️Mona Lisa: Beyond the Glass is a VR experience that brings to life the story of the Mona Lisa, the iconic masterpiece by artist Leonardo da Vinci (1452-1519). ▪️The VR educative experience will be on display in the museum’s seminal retrospective exhibition, Leonardo da Vinci, which commemorates the 500th anniversary of da Vinci’s death in France. ON VIEW | Oct. 24 to Feb. 24, 2020. ▪️An extended version of the VR experience will be available through VIVEPORT 👏👏👏 (YES!!!) Are you excited to try it??? — Mona Lisa: Beyond the Glass The Musée du Louvre October 24, 2019 to February 24, 2020 @emissive_vr_ar @htcvivearts — #virtualreality #réalitévirtuelle #vrmuseum #vrexperience #vrart #louvrevr #VRmonalisa #monalisa #lajoconde

A post shared by VR 𝔞𝔯𝔱 𝔢𝔵𝔭𝔩𝔬𝔯𝔢𝔯 🏛 (@vr_me_candice) on

Para pengunjung akan mengenakan headset dan melangkah ke depan di versi lukisan dengan kaca pelindung dan bingkai yang telah dilepas. Para pengunjung dapat melihat lebih dekat dan detail jelas dari lukisan cat minyak, termasuk panel kayu yang terlihat melalui lapisan cat.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Pengalaman VR menggabungkan gambar bergerak, suara dan desain interaktif untuk menciptakan sesuatu yang menarik bagi pengunjung. Para tamu dapat melihat langsung bagaimana da Vinci menggunakan teknik sfumato, yakni sebuah teknik yang melibatkan banyak lapisan cat dan diaplikasikan tipis. Serta membuat transisi dari bayangan ke cahaya hampir tidak terlihat.

View this post on Instagram

. 🇫🇷 La Joconde vous souhaite une #BonneSemaine ! – ✨ Le chef-d’œuvre de Léonard de Vinci retrouve sa place face au plus grand tableau du Louvre, les Noces de Cana de Véronèse, et aux côtés des tableaux des grands maîtres vénitiens du XVIè siècle. – 🔎 Après 10 mois de rénovation, dont 4 mois de fermeture au public, la salle des États, qui abrite la Joconde, rouvre ses portes aujourd’hui ! – 👉🏻 Faites glisser pour voir le résultat ! 👉🏻 – – – – 🌎 The Mona Lisa wishes you a #GoodWeek! – ✨ Leonardo da Vinci's masterpiece thus returns to its rightful place opposite the Louvre’s largest painting, The Wedding Feast at Cana, and alongside the work of the great Venetian masters from the 16th century. – 🔎 After 10 months of renovations, during 4 of which it remained closed to the public, the Salle des États is reopening today! – 👉🏻 Swipe left to see the result! 👉🏻 – 📷 © RMN – Grand Palais (Musée du Louvre) / Michel Urtado 📷 © Musée du Louvre / Antoine Mongodin . . . #MuséeDuLouvre #LouvreMuseum #Louvre

A post shared by Musée du Louvre (@museelouvre) on

“Da Vinci adalah seorang seniman kreatif yang berinovasi melintasi seni dan teknologi. Pengalaman VR ini memungkinkan para praktisi kreatif saat ini untuk melampaui batas-batas antar bidang yang dulunya dianggap lebih terpisah. Adanya pengalaman VR ini bertujuan untuk menceritakan kisah karya seni terkenal ini dalam suasana intim yang tinggi.Dan kami berharap pengunjung Louvre dapat memiliki pengalaman terbaik tentang da Vinci serta lukisan Mona Lisa, ”kata Victoria Chang, Direktur Vive Arts di HTC dilansir dari Lonely Planet Travel News.