AGolf.xyz- Selain sebagai pelengkap penampilan, perhiasan juga dapat mencerminkan keadaan seseorang. Seperti halnya dengan perhiasan berkabung yang dimiliki oleh Ratu Victoria, dan akan dilelang untuk pertama kalinya.

Ratu Victoria bertahta sebagai Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia 1837–1901 dan permaisuri India 1876–1901. Pemerintahannya adalah salah satu yang terpanjang dalam sejarah Inggris, dan Zaman Victoria dinamai menurut namanya. Selain itu, ia juga identik dengan aksi berkabung, yang terkenal mengenakan pakaian hitam setiap hari selama 40 tahun setelah kematian suaminya pada tahun 1861.

Ratu Victoria Jewelry/Luxurylaunches

Sotheby’s London akan menggelar lelang koleksi tidak wajar dari perhiasan Ratu Victoria yang menampilkan empat bros hitam berbeda yang dikenakan oleh mantan raja. Ratu Victoria kehilangan putri bungsu keduanya Putri Alice dan suaminya, Pangeran Albert, selama masa pemerintahannya; tiga dari empat bros berharga dipakai olehnya untuk menghormati Putri Alice, yang meninggal karena difteri pada usia 35 tahun.

Barang berharga ini akan dijual untuk pertama kalinya setelah diwariskan secara turun-temurun. Bros itu bertuliskan kata “Alice” dan “Dear Alice” bersama dengan tanggal kematian Putri, “14 Desember 1878”.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone
Ratu Victoria Jewelry/Luxurylaunches

Di samping itu, Pangeran Albert juga memesan batu akik dan liontin berlian untuk istrinya sebagai tanda kehilangan ibunya dan berisi foto miniatur, seikat rambut ibunya, dan tulisan yang menyentuh​​dari Albert.

Sotheby’s London akan mengadakan lelang koleksi di New Bond Street dari 20 hingga 23 Maret. Liontin batu akik dan mutiara diperkirakan harganya USD 1400 (Rp19 juta) – USD 2000 (Rp28 juta), bros batu akik berbentuk salib dihargai hingga USD 4.000 (Rp56 juta), kancing onyx dan mutiara dengan potret miniatur Putri Alice seharga USD 1400 (Rp19 juta).