Ilustrasi LPGA
Ilustrasi LPGA / AGolf Design

AGolf.xyz – LPGA Tour kembali memperbarui kondisi terkininya sebelum comeback yang direncanakan akhir Juli mendatang. Saat ini, LPGA Tour berharap turnamennya dapat dimulai kembali di Marathon Classic antara 23-26 Juli di Highland Meadows Golf Club, Ohio. Ini menjadi penampilan pertama LPGA Tour sejak kemenangan Inbee Park di ISPS Handa Women’s Australian Open, Februari lalu.

Jika berjalan lancar, LPGA Tour akan memainkan 19 turnamen hingga CME Group Tour Championship yang menutup musim 2020 pada akhir tahun ini. Bersama empat turnamen di awal tahun, LPGA melalui Komisionernya Mike Whan merasa jumlah ini cukup sedikit untuk memastikan kartu anggota 2021. Apalagi, kemungkinan pembatalan bisa saja masih berlangsung dan semakin mengurangi jumlah turnamen.

Untuk itu, Whan berpandangan anggota LPGA Tour 2020 berhak atas perpanjangan kartu hingga musim 2021. Hal ini juga sejalan dengan penghilangan Q-School di musim gugur dan peniadaan promosi 10 pegolf terbaik Symetra Tour.

“Melihat apa yang sedang terjadi di musim 2020 ini, kami memutuskan untuk memperpanjang kartu anggota kami hingga 2021. Kami optimistis musim 2021 dapat berlangsung secara full tanpa jeda,” harap Whan.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Musim ini, LPGA Tour baru menyelenggarakan empat turnamen dan seluruh uang yang didapat bersama statistik skor yang dibuat seluruhnya terekam dalam database turnamen. Keempat pemenang di awal musim ini, juga berhak atas status juara bertahan di tahun depan serta kemenangannya dinyatakan resmi oleh LPGA Tour.

Kesempatan yang sama, juga akan diterima setiap pemenang di berbagai turnamen LPGA Tour mulai bulan Juli ini.

“Mempertimbangkan kenyamanan bertanding di sisa musim 2020, kami menantikan pegolf terbaik untuk hadir di turnamen LPGA Tour. Seluruh statistik dan uang yang didapat akan dihitung sebagai bagian dari musim 2020,” ujar Whan.

Proses Memulai Kembali

Sebelumnya, LPGA Tour yakin Dow Great Lakes Bay Invitational dapat melanjutkan musim 2020 yang tertunda. Sayangnya, turnamen beregu ini membatalkan turnamennya antara 15-18 Juli di Midland, Michigan. Pembatalan tersebut memberikan Marathon Classic sebagai pembuka musim 2020.

Selanjutnya, tiga turnamen di kawasan Eropa diharapkan dapat berlangsung tanpa kendala sepanjang bulan Agustus. Dua mayor Evian Championship dan AIG Women’s British Open menjadi bagian dari swing Eropa ini. Meski begitu, Whan masih mempertimbangan kemungkinan pelarangan penerbangan dan karantina dalam dua bulan ke depan.

LPGA Tour kemudian kembali ke Amerika termasuk mengadakan dua mayor ANA Inspiration pada 10-13 September dan KPMG Women’s PGA Championship antara 8-11 Oktober. Pada 1-4 Oktober, ShopRite LPGA Classic di New Jersey menggatikan Meijer LPGA Classic yang memilih mundur pada Rabu (20/5/2020) lalu.

Terdapat empat turnamen di kawasan Asia antara China, Korea, Taiwan, dan Jepang setelah KPMG Women’s PGA Championship. Perlu elaborasi lebih lanjut mengenai keempat turnamen ini, agar tidak dibatalkan seperti tiga turnamen Asia lainnya di China, Thailand, dan Singapura pada Februari-Maret lalu.

Empat turnamen penutup akan berlangsung di Florida dan Texas, termasuk US Women’s Open yang pertama kali diadakan bulan Desember.

“Turnamen apapun yang akan kami adakan nantinya, menjadi semangat positif untuk kami di LPGA,” ucapnya.