Will Gordon terima Kartu Keanggotaan Sementara dari PGA Tour / Instagram: Will_Gordon
Will Gordon terima Kartu Keanggotaan Sementara dari PGA Tour / Instagram: Will_Gordon

AGolf.xyz – Travelers Championship dalam versi PGA Tour, disebut sebagai turnamen yang melahirkan bintang masa depan. Sejak 1996, terdapat 77 pegolf muda yang diberikan undangan sponsor meskipun penampilannya tidak lebih dari 15 turnamen. Bertahun-tahun setelahnya, para penampil ini dapat berprestasi dengan gelar PGA Tour.

Pekan ini, kesempatan itu diberikan kepada Will Gordon yang ternyata menempati peringkat ketiga di TPC at River Highlands, Connecticut. Gordon yang menghasilkan 7 birdie dan satu bogey 64, hanya terpaut dua strokes dari Dustin Johnson yang meraih gelar ke-21 di kariernya.

“Saya suka kesempatan yang diberikan Travelers,” kata Gordon.

Gordon yang berusia 23 tahun, tak memiliki status apapun di PGA Tour dan wajib finis Top-3 untuk dapat menerima kartu keanggotaan sementara (Special Temporary Membership atau STM) di PGA Tour.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Selama ini, Gordon telah tampil di tujuh turnamen dengan tiga Top-21. Hal ini cukup baginya untuk pergi ke Korn Ferry Tour Finals yang dapat memberikan 25 kartu PGA Tour kepada pencarinya. Sayang beribu sayang, Korn Ferry Tour Finals musti dibatalkan karena pandemi virus corona menghentikan tur tingkat kedua di bawah PGA Tour itu. Alhasil, setiap anggota Korn Ferry Tour 2020 dapat memperpanjang keanggotaannya hingga 2021.

“Saya tahu saya harus finis setinggi mungkin untuk membuka peluang di PGA Tour. Saya tidak bisa mengontrol pegolf lainnya, yang saya pikirkan hanya mencetak skor serendah mungkin,” ucap Gordon. “Saat mendengar PGA Tour memastikan kartu STM bisa saya terima, ini jadi kesempatan yang sangat istimewa.”

Hasil STM ini cukup baginya untuk menerima eksemsi tak terbatas untuknya.

Gordon menghasilkan 62 di putaran kedua untuk bergabung bersama Phil Mickelson, yang memimpin paruh turnamen. “Saya sangat gugup,” ujarnya.

Pukulannya di hole 9 par-4, tidak ingin ia ingat karena drivenya mengarah ke area pepohonan dan out of bounds. “Double-bogey di situ dan bogey lain di hole 16, cukup disesalkan karena seharusnya saya bisa tiga strokes lebih baik. Tetapi melihat apa yang saya hadapi pekan ini, saya belajar banyak hal dan meyakinkan diri saya bisa bermain dalam level yang sama dengan pegolf terbaik dunia.”

Gordon akan memanfaatkan kesempatan lain yang diberikan padanya di Rocket Mortgage Classic. Pengalaman Top-10 lain RSM Classic bulan November 2019, dapat memberikan hasil lebih baik di masa depan.