PGA Tour Series China / Golfweek
PGA Tour Series China / Golfweek

AGolf.xyz – Virus corona kembali menebar ancaman kepada turnamen golf. Dikabarkan PGA Tour, PGA Tour Series-China membatalkan dua Q-Schoolnya di Bintan, Indonesia dan Phuket, Thailand, Rabu (12/2). Dampak penundaan ini, memaksa pegolf yang mencari kartu tur China berafiliasi PGA Tour itu terkatung-katung.

Lebih luas lagi mengenai dampak yang terjadi, empat turnamen PGA Tour Series-China yang sudah dijadwalkan dengan rapih harus ditunda seselesainya Q-School.

Saat ini, PGA Tour Series-China tengah menjadwalkan ulang Q-School pada akhir April atau awal Mei. Jika itu terjadi, musim 2020 dapat dimulai pada bulan Mei atau selambatnya awal Juni. Akan ada 10 turnamen yang memberikan kartu anggota Korn Ferry Tour 2021 kepada pemenang Order of Merit.

Empat turnamen yang harus ditunda ialah Sanya Championship (23-20 Maret), Haikou Classic (30 Maret-5 April), Chongqing Championship (6-12 April), dan Guangzhou Open (13-19 April).

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Ini keputusan yang sangat berat. Setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak, kami dengan berat hati menunda Q-School dan turnamen pertama 2020,” kata Eksekutif Direktur PGA Tour Series-China, Greg Carlson. “Apa yang terjadi saat ini tengah menjadi perhatian dunia, dan kami harus menjaga setiap orang terjaga keamanannya.”

Q-School awalnya akan dimainkan di Haikou, China. Tetapi, turnamen akhirnya dipindah ke Indonesia dan harus kembali tertunda hingga keadaan menjadi terkendali.

“Kepada mereka yang telah mendaftar Q-School, pendaftaran ulang akan kami sediakan saat situasi lebih bersahabat. Tetapi kami akan memberikan opsi untuk pengembalian uang pendaftaran jika ingin mengundurkan diri,” jelas Carlson.

“Kami juga mengapresiasi kedua lapangan yang telah mendukung sebagai pengganti Q-School di China. Tetapi, kondisi memang tidak memungkinkan dan kami meminta kepada setiap pegolf Q-School dan anggota PGA Tour Series-China untuk berlatih lebih lama dari perkiraan mereka,” tambahnya.

Sejak virus corona menjadi berita internasional pada Januari lalu, tiga turnamen LPGA Tour di Asia dibatalkan tanpa kecuali. Dari lima turnamen Australian/Asian Swing yang seharusnya diadakan di Australia, Thailand, Singapura, dan China hingga awal Maret, LPGA Tour hanya menggulirkan ISPS Handa Vic Open dan ISPS Handa Women’s Australian Open.

Ketiga turnamen Asia tersebut dihilangkan dari kalender 2020 ini.

Turnamen amatir Women’s Amateur Pacific Open yang menyediakan kualifikasi Augusta National Women’s Amateur kepada pemenangnya, juga dibatalkan di Thailand. Turnamen ini menjadi ajang tertinggi amatir wanita di kawasan Asia Pasifik. Pemenangnya berhak tampil di lapangan The Masters dan dua mayor wanita di Inggris dan Prancis.

Dalam dua bulan ke depan, virus corona sangat mungkin mengancam turnamen nasional Volvo China Open yang sementara ini masih keukeuh akan diadakan akhir April antara European Tour dan Asosiasi Golf China.