Samsung foldable smartphone/ CNet

AGolf.xyz– Samsung akhirnya memperkenalkan smartphone lipat yang lama digosipkan. Samsung memperkenalkan perangkat tersebut di konferensi pengembang perusahaannya Rabu lalu. Meski begitu belum banyak detail yang diungkapkan oleh Samsung.

Perangkat ini akan disebut sebagai “Infinity Flex Display.” Perangkat ini ditampilkan dalam sebuah video pendek dan prototipe di atas panggung. Salah satu detail yang diungkap adalah ukuran layar 4,5 dan 7,3 inci.

Samsung belum memberikan nama pada ponsel yang dapat dilipat ini, tetapi rumor menunjukkan bahwa itu akan disebut Galaxy X atau Galaxy F.

Dilansir dari cnet.com, Jumat (9/11) jika kita menggunakan definisi Samsung, ponsel yang dapat dilipat adalah perangkat dengan koneksi seluler yang terlihat seperti tablet ketika sudah terbuka penuh dan dapat ditutup seperti telepon biasa. Prototipe Samsung memiliki layar mirip tablet yang menutup ke dalam seperti sebuah buku, tetapi FlexPai Royole, telepon lipat lainnya, memiliki layar lipat ke luar, yang berarti “layar” berada di luar. Tidak ada definisi tunggal mengenai hal ini.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Apa keunggulan layar lipat? Ada dua keunggulan utama. Pertama, ponsel yang dapat dilipat dapat melipatgandakan ruang layar yang tersedia. Misalnya, model Samsung memiliki layar 4,5 inci yang akan Anda gunakan ketika tertutup. Kemudian bagian dalam terbuka menjadi layar 7,3 inci.

Sebelum Galaxy F, ZTE telah meluncurkan ZTE Axon M tahun lalu yang menghubungkan dua layar ponsel terpisah melalui engsel pusat. Sementara ponsel lipat Samsung (dan Royole’s FlexPai) tampaknya memiliki tampilan unibody yang melipat di titik tengah. Sebuah magnet mengamankan layar FlexPai dalam posisi “tertutup”.

Layar yang lebih besar memberi Anda permukaan tampilan yang lebih luas, tetapi juga membuka berbagai cara berbeda untuk menggunakan perangkat Anda. Misalnya, layar lipat Samsung akan memungkinkan Anda melakukan multitasking dalam tiga area sekaligus. ZTE Axon M memungkinkan Anda menggunakan seluruh layar untuk satu aplikasi, memuat aplikasi terpisah di setiap layar, atau mencerminkan aplikasi yang sama di kedua layar.

Setelah layar lipat, Samsung menargetkan inovasi lain termasuk layar yang dapat digulung dan diregangkan.