Musée Subaquatique
Karya yang ditampilkan di Musée Subaquatique, Marseille, Prancis/ Istimewa

AGolf.xyz– Prancis akan membuka tiga museum bawah air musim gugur ini. Dilansir dari Travel+Leisure, Jumat (25/9), ketiga museum bawah air ini akan menampilkan patung-patung karya Marc petit dan seniman patung lainnya.

Lokasi pertama adalah di Laut Mediterania, di bawah Menara Isolella dekat Ajaccio, sebuah kota di pulau Corsica Prancis. Di tempat ini kolektor seni Francois Ollandini baru-baru ini membenamkan tiga patung karya Marc Petit. Selain itu, sudah ada tujuh patung lain di tempat ini. Lokasi kedua terdapat di depan Lazaret Ollandini, rumah kolektor dan museum pribadi yang didedikasikan untuk karya Petit. Di lokasi kedua ini terdapat patung dewi Gaia.

Ollandini juga memesan 18 patung lainnya dari Petit, yang dia harap dapat dipasang di zona bebas memancing dan berlayar di pantai utara Ajaccio. Lokasi ketiga, belum dipilih.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Atraksi snorkeling terbaru di Marseille, Musée Subaquatique, dijadwalkan buka pada 24 September dan juga akan menerima patung Petit. Museum bawah air ini akan mencakup 10 buah koleksi, masing-masing dari seniman yang berbeda. Patung-patung itu akan dipasang 16 kaki di bawah air pantai Les Catalans, lapor Matador Network.

Pada tahun 2010, pematung Inggris Jason deCaires Taylor mendirikan Museo Subacuático de Arte, sebuah museum patung bawah air yang ditemukan di sebuah lokasi di lepas pantai Isla Mujeres, Meksiko.

Enam tahun kemudian, dia menciptakan museum patung bawah air pertama di Eropa di lepas pantai Lanzarote, Spanyol. Sekarang, ia juga akan berkontribusi pada upaya yang sedang berlangsung di Prancis, menciptakan enam bagian untuk tampilan kapal selam November yang terletak di selatan pulau Sainte Marguerite di Teluk Cannes, lapor Matador Network. Seperti karya-karyanya sebelumnya, yang juga dapat ditemukan di Karibia dan Indonesia, patung di Prancis akan dibuat dengan bahan yang mempromosikan lingkungan yang sehat bagi biota laut setempat.