AGolf.xyz– Pulau dengan air biru yang jernih, pasir pantai putih dan deburan ombak ditemani semilir angin sepoi-sepoi menjadi incaran banyak orang untuk berlibur. Namun berbeda halnya dengan pantai indah yang ada di Pulau Fraser, Autralia. Meski memiliki pemandangan pantai indah, pulau yang terletak di lepas pantai tenggara Queensland, Australia ini merupakan pantai paling berbahaya di dunia.

Pulau ini mungkin telah dihuni oleh manusia selama lebih dari 5.000 tahun, namun sekarang ini adalah tempat sangat berhabaya untuk berwisata. Bahkan seringkali helikopter penyelamat diterbangkan ke daerah itu untuk menyelamatkan pengunjung dengan keadaan darurat medis, karena di pulau tersebut tidak ada fasilitas penanganan medis.

Pulau ini berbahaya karena merupakan rumah bagi kawanan Great Whites Shark atau hiu putih yang mematikan, hiu putih besar dikenal dengan ukurannya yang bisa mencapai 6 meter dengan berat sebesar 2.258kg. Selain serangan hiu, pantai ini juga terdapat serangan dingo, yakni jenis anjing liar asli Australia yang disebut juga sebagai predator liar dan sangat berbahaya bagi manusia.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tidak hanya dua makhluk yang menggigit dan menakutkan, pulau ini juga merupakan rumah bagi ubur-ubur penyengat, termasuk dua jenis Irukandi Jellyfish dan Blue Bottles. Sengatan dari kedua ubur-ubur ini harus segera ditangani medis, dan tidak dapat ditemukan di pulau ini. Selain dihuni berbagai makhuk yang berbahaya, pantai ini juga memiliki riptides (gelombang pecah) yang kuat. Karena tidak ada penjaga pantai yang berpatroli atau bendera peringatan, banyak turis yang sering melompat untuk berenang dan tidak dapat kembali ke pantai.

Pulau ini juga memiliki sebuah danau air tawar dengan bukit pasir, namun bukit pasir ini berbahaya bagi siapapun yang berlari menuruni bukit pasir dengan kecepatan penuh untuk menyelam ke danau. Karena pasir ini menuju ke dasar danau, padahal keadaan bawah laut dan kedalamannya tidak bisa terlihat oleh mata telanjang.