AGolf.xyz– Surfing atau berselancar identik dengan olahraga memacu adrenalin yang biasanya dilakukan di laut pantai. Tapi, apa jadinya ketika orang-orang surfing di sungai tengah kota? Hal unik tersebut hanya bisa dilakukan di sungai Eisbachwelle, di tengah kota Munchen, Jerman.

Sungai Eisbachwelle memiliki ombak tinggi dengan lebar mencapai 12 meter, menjadikannya sebagai lokasi berselancar layaknya di laut pantai. Namun, sungai tersebut bukan sungai sungguhan, melainkan sungai buatan manusia yang memiliki air dingin dan memiliki kedalaman yang cukup dangkal hanya 40 cm hingga 1 meter saja, dengan panjang 2 Kilometer.

Pada awalnya, sungai Eisbachwelle ini dibuat untuk mengaliri Englischer Garten, yaitu sebuah taman di tengah kota Muenchen. Namun, sungai ini dianggap memiliki ombak yang cukup besar dan kuat, sehingga akhrnya dimanfaatkan sebagai lokasi berselancar para warga Muenchen. Sebagai informasi, Muenchen merupakan ibukota negara bagian Bayern yang tidak memiliki pantai dan laut.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Siapa sangka, sudah lebih dari 40 tahun, lokasi ini menjadi tempat berselancar sejak tahun 1942. Bahkan, sudah dijadikan sebagai rumah bagi kompetisi surfing tahunan.

Karena arus ombaknya cukup deras dan tinggi, maka tempat ini melarang para surfer pemula untuk berselancar di sungai ini. Menurut cerita yang beredar, sudah banyak peselancar pemula yang mengalami kecelakaan saat mencoba berselancar di sungai Eisbachwelle. Tempat ini juga melarang pelancong unutk mandi dan bermain air di sana, karena tindakan tersebut cukup berbahaya.

Karena ketenarannya, banyak wisatawan yang tidak mau melewatkan datang ke sungai Eisbachwelle untuk menyaksikan para peselancar bermain, sambil memberi dukungan.