AGolf.xyz- Sebagai salah satu kota yang memiliki banyak obyek wisata, Bandung tidak pernah lepas dari kunjungan wisatawan lokal maupun internasional. Seiring dengan banyaknya wisata terkenal di Bandung, pusat oleh-oleh baik makanan maupun suvenir yang ditawarkan di kota parahiyangan ini pun makin menjamur. Berikut adalah rekomendasi tempat pusat oleh-oleh di Bandung.

1. Cibaduyut

Cibaduyut adalah pusat oleh-oleh sepatu di Bandung, terutama sepatu kulit. Sepatu merek JK Collection yang dipakai oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla juga dibuat di sini. Di Cibaduyut pengunjung akan menemukan deretan toko dari skala kecil hingga besar yang menjual sepatu dengan merek-merek ternama atau merek buatan sendiri. Lokasinya di kawasan Bandung Selatan dekat dengan gerbang keluar tol Pasir Koja dan Terminal Leuwipanjang. Jangan salah, sepatu-sepatu ini dikenal dengan hand made shoesnya yang memiliki kualitas tinggi sampai diekspor ke berbagai negara. Tawar-menawar lumrah dilakukan di sini, kecuali di toko yang besar.

aslicibaduyutbandung.blogspot.com
2. Cihampelas

Jalan Cihampelas sangat terkenal di kalangan wisatawan sebagai sentra belanja pakaian dengan berbagai macam jenis bahan dari kaos, jeans, dan kulit. Sepanjang jalan Cihampelas berjejer toko-toko dan butik-butik lokal. Tidak hanya pakaian, oleh-oleh makanan dan beberapa kedai makanan, hotel, cafe, dan restoran juga ada di sini. Apalagi pemerintah sudah membuatkan Skywalk Cihampelas di atas jalan ini, sehingga pelancong bisa berjalan-jalan santai, berbelanja, dan berfoto-foto.

Kalau menyebut nama Jalan Cihampelas yang terbayang adalah satu kawasan jeans dengan segala atribut dan keramaiannya. Cihampelas sendiri tampaknya telah memantapkan diri sebagai salah satu karakteristik kota Bandung Cerita Cihampelas dengan jeansnya, semua orang telah mengenalnya. Tapi kalau kemudian timbul pertanyaan, kenapa dinamakan Cihampelas belum banyak wargi Bandung yang mengetahui Mengenal Cihampelas tempo dulu terutama awal terbentuknya kawasan ini tidak terlepas dari sejarah perjalanan kota Bandung. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Cihampelas yang termasuk dalam kawasan Bandung Utara dikondisikan untuk pemukiman orang Eropa. Pada masa itu gedung-gedung gaya romantik Belanda banyak berdiri dikawasan ini. Penamaan kawasan dan jalan dengan nama Cihampelas diambil berdasarkan nama kolam pemandian yang ada di daerah ini, yakni kolam Pemandian Tjihampelas yang merupakan kolam renang tertua di Bandung. Kolam renang ini dibangun secara sederhana pada tahun 1904. Saat pembuatan kolam, disekitarnya banyak terdapat pohon hampelas dan menjadi sumber air yang digunakan untuk mengisi kolam tersebut Cihampelas berasal dari gabungan dua kata. 1. Ci = Cai, yang artinya air (Sunda) 2. Hampelas = Nama jenis pohon yang daunnya kasar, seperti kertas amril (ampelas) yang digunakan untuk menggosok atau menghaluskan besi dan kayu. Cihampelas jika diartikan secara bebas dapat memiliki dua pengertian. Pertama, air yang memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit atau membersihkan hal lainnya. Kedua, sebuah daerah aliran sungai yang disekitarnya terdapat banyak pohon Hampelas. Nah, buat wargi Bandung yang mau nambahin atau koreksi mangga yah ? . #infobandung #bandungjuara #bandungpisan #sejarahbandung #cihampelas

A post shared by INFOBANDUNG (@infobandung_) on

3. Pasar Baru Trade Center
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Pelancong yang senang berburu baju grosir berkualitas bagus, harus mengunjungi tempat ini. Saking murah dan berkualitasnya semua barang di sini, pelancong lokal hingga mancanegara sering mengunjungi Pasar Baru ini. Model-model dan warnanya variatif dan kekinian. Harga barang di sini jauh lebih murah daripada di tempat lain di Bandung, dan pengunjung juga bisa melakukan tawar menawar di sini.

2nd destination @ #pasarbaru Day3. Macam-macam ada !!!

A post shared by Amir Fatah (@amirfatah) on

4. Pasar Kosambi

Penggemar snack tradisional ala Bandung pasti senang berbelanja di sini. Pasar Kosambi yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Sumur Bandung ini menjual aneka cemilan khas Bandung seperti Wajit Cililin, Keripik Tempe, Basreng atau Bakso Goreng, Sale Pisang, Dodol Garut dan lain-lain yang dijual kiloan. Hampir semua kios yang ada di pasar ini menyediakan cemilan, tentu saja dengan harga yang murah, ditambah lagi pelancong dapat menawar harga cemilannya.

5. Factory Outlet

Bandung terkenal dengan Factory Outlet-nya yang tersebar di banyak tempat. Factory Outlet atau FO merupakan sebutan untuk toko atau butik yang khusus menjual baju, tas dan item-item fashion lainnya. Barang yang dijual biasanya hasil produksi industri kecil atau barang bermerek dengan harga miring. FO yang terkenal tersebar di kawasan Setiabudhi, Dago, Riau dan beberapa tempat lainnya. Seperti Rumah Mode, The Secret, Heritage, Stamp, Terminal Tas, dan lain-lain.

6. Kue Khas Bandung

Ada banyak jenis kue dari mulai kue basah hingga kue kering yang diklaim sebagai oleh-oleh khas Bandung. Tetapi yang paling terkenal adalah Bolen Pisang Kartika Sari dan Brownies Amanda. Outlet Kartika Sari yang terbesar ada di kawasan Jalan Dago, sedangkan Pusat Brownies Amanda berada di Komplek Margahayu Raya, tetapi Amanda memiliki banyak outlet di berbagai tempat sehingga mudah dicari, bahkan banyak agen-agen yang menjual brownies tersebut di pinggir-pinggir jalan menggunakan mobil dengan harga yang sedikit lebih tinggi dibanding di outlet resminya.

Kue lainnya yang diklaim menjadi oleh-oleh khas Bandung adalah kue khas selebriti seperti Bandung Makuta milik artis Laudya Cyntia Bella, Princess Cake milik Syahrini, Madinah Cake milik Angel Lelga, Bandung Kanaya milik Amy Qanita ibunda Raffi Ahmad, dan Kunafe milik Irfan Hakim dan Ananda Omesh. Kue-kue ini ternyata laris manis diserbu para pelancong sebagai oleh-oleh khas Bandung.

7. Tahu Susu Lembang

Beberapa pelancong mungkin sudah kenal dengan Tahu Sumedang yang terkenal itu, tetapi Lembang juga memiliki kudapan tahu khas yaitu Tahu Susu Lembang. Tahu ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang enak, membuatnya menjadi salah satu oleh-oleh hits di Bandung. Terletak di Jalan Raya Lembang No. 177, Jayagiri, Lembang, toko ini memiliki konsep yang unik. Dengan format POM Bensin bergaya Drive-Thru yang membuat para pelancong tidak perlu parkir mobil untuk membeli makanan ini. Hanya dengan datang menggunakan kendaraan, pesan, dan pelancong bisa langsung membawa oleh-oleh khas ini.

Kuliner at bandung with family #qualitytime #family #weekend

A post shared by T.G. Lesmana (@t.g.lesmana) on