AGolf– Kumpulan supporter yang bergabung dalam The Korean Supporter Club memiliki tugas yang cukup unik. Jika pada umumnya seorang warga negara akan memberikan dukungan pada negaranya sendiri, maka anggota The Korean Supporter Club memilih untuk berbeda.

Anggota The Korean Supporter Club yang merupakan warga asli Korea Selatan, justru memberikan dukungan pada kontingen negara-negara lain yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Dilansir dari Lonely Planet News, Minggu (11/2), The Korean Supporter Club beranggotakan sekitar 100.000 orang. Mereka akan dengan senang hati “mengadopsi” satu negara yang akan mereka dukung. Dukungan yang mereka berikan pun tak tanggung-tanggung. Para supporter ini rela menyambut kontingen dari negara pilihan mereka di bandara. Setidaknya setiap hari kedatangan kontingen, akan ada sekitar 200 pendukung yang sudah menunggu di bandara Incheon untuk menyambut mereka.

Para supporter ini akan melambaikan bendera negara mana pun yang mereka sukai, menyanyikan lagu dan nyanyian dalam bahasa asli para atlet, membeli tiket pertandingan dengan uang mereka sendiri dan mereka akan diberi sebuah negara untuk didukung.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

The Korean Supporter Club berharap bisa mendapatkan antara 100 hingga 120 sukarelawan untuk setiap acara. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak mengharapkan adanya masalah dengan gelaran Olimpiade, namun Olimpiade ini diperkirakan menjadi Olimpiade musim dingin paling dingin dalam sejarah, dengan beberapa pertandingan luar ruangan yang terjadi pada suhu 3˚F / -16˚C.

Klub tersebut mulai terbentuk untuk Piala Dunia 2002 yang diselenggarakan oleh Jepang dan Korea Selatan. Pendiri klub yaitu Moon Sang Ju mengatakan bahwa dia ingin mempromosikan citra negaranya dan mempromosikan hubungan damai antar negara. “Seluruh dunia adalah satu keluarga, meskipun kita berasal dari berbagai negara,” katanya. “Itu hanya olahraga. Tidak apa-apa untuk mendukung negara lain dan atlet lainnya. “