ilustrasi restoran

AGolf.xyz- Royal Caribbean telah menggodok sejumlah rencana aturan kesehatan dan keselamatan usai pandemi COVID-19. Salah satu rencananya adalah menghapus penawaran prasmanan tradisional.

Menurut CruiseCritic.com, CEO Royal Caribbean Michael Bayley mengungkapkan selama panggilan virtual dengan wakil presiden senior kapal pesiar Vicki Freed bahwa prasmanan harus setidaknya dihapuskan sementara dari kapal untuk menghindari kekhawatiran tentang penyebaran penyakit.

“Saya pikir pada awalnya, tidak akan ada prasmanan, begitulah saya melihatnya,” kata Bayley.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Ini akan menjadi sesuatu yang lebih mirip dengan restoran,” lanjut Bayley.

Kemungkinan penghapusan prasmanan dari ruang makan hanyalah salah satu rencana dalam garis panjang perubahan kesehatan dan keselamatan yang dibuat untuk memastikan kapal pesiar ini dapat berlayar ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengangkat perintah larangan berlayarnya.

Royal Caribbean juga bekerja sama dengan CDC pada langkah-langkah yang disempurnakan untuk melindungi kesehatan, keselamatan dan keamanan tamu, kru dan masyarakat yang dikunjungi ketika operasi dilanjutkan.

Bulan lalu, Royal Carribean mengajukan aplikasi paten untuk masker versi perusahaan untuk melindungi penumpang dan karyawan. Dijuluki Seaface, rencananya ini menjadi perangkat keselamatan yang diterapkan di semua kapal perusahaan.