Otomasi transaksi lelang swap diimplementasikan
Rupiah melemah terhadap Dollar Amerika

AGolf– Badan Pusat Statistik (BPS) mendapati perkembangan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terdepresiasi 0,44 persen pada Oktober 2016. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Amerika terjadi pada minggu ketiga Oktober 2016 yang mencapai Rp13.008,52 per dolar Amerika.

“Nilai tukar (kurs tengah) eceran rupiah terhadap dolar Amerika pada Oktober 2016 cenderung terdepresiasi dibanding minggu terakhir September 2016,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/11).

Lebih lanjut, Kecuk memaparkan, level kurs eceran rupiah pada minggu terakhir September 2016 tercatat di Provinsi Gorontalo sebesar Rp 13.280,00 per USD. Sementara pada minggu terakhir Oktober 2016, level kurs terendah terjadi di Provinsi Banten yakni Rp 13.187,50 per USD.

Untuk level tertinggi, nilai tukar pada minggu terakhir September 2016 terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp 12.821,67 per USD dan pada minggu terakhir Oktober 2016 terjadi di Provinsi Kalimantan Utara dengan nilai tengah Rp 12.881,00 per USD.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Pada minggu pertama Oktober 2016, jika dibanding minggu terakhir September 2016, nilai tukar rupiah terhadap USD secara rata-rata nasional melemah 36,61 poin atau 0,28 persen. Depresi terbesar terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 360 poin atau 2,78 persen.

Pada minggu terakhir Oktober 2016, rata-rata nasional nilai tukar rupiah terhadap USD melemah 56,42 poin atau 0,44 persen dibanding kurs pada minggu terakhir September 2016. Depresiasi rupiah terbesar terjadi di Provinsi Banten, melemah sebesar 207,5 poin atau 1,6 persen.

Kecuk mengakui, nilai tukar Rupiah sampai minggu kedua November 2016 mengalami pelemahan. Pelemahan tersebut, kata Kecuk, tidak hanya terhadap USD melainkan juga terhadap beberapa mata uang lain.

Hal ini merupakan imbas dari hasil pemilu Presiden Amerika Serikat yang memenangkan Donald Trump atas Hillary Clinton. Kecuk mengatakan, Rupiah terbawa mata uang lain yang juga melemah terhadap USD.

“Ke nilai tukar rupiah kita yang sampai minggu kedua ini mengalami pelemahan, gak hanya ke dolar AS, tapi juga terhadap ke mata uang lainnya. Karena terhadap dolar AS melemah, (Rupiah) terbawa,” jelas Kecuk.

Kecuk memaparkan, Rupiah terdepresiasi 0,48 persen terhadap dolar Australia (AUD) pada Oktober 2016. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Australia terjadi pada minggu ketiga Oktober 2016 yang mencapai Rp9.942,27 per dolar Australia. Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Barat yang mencapai Rp10.045,50 per dolar Australia pada minggu ketiga Oktober 2016.

Rupiah terapresiasi 2,99 persen terhadap Yen Jepang pada Oktober 2016. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap Yen Jepang terjadi pada minggu keempat Oktober 2016 yang mencapai Rp124,32 per Yen Jepang. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mencapai Rp117,50 per Yen Jepang pada minggu keempat Oktober 2016.

Rupiah terapresiasi 2,40 persen terhadap Euro pada Oktober 2016. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap Euro terjadi pada minggu keempat Oktober 2016 yang mencapai Rp14.154,05. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Sumatera Barat yang mencapai Rp13.950,00 per Euro pada minggu keempat Oktober 2016.

“Kalau kita lihat tadi, terhadap Jepang kita mengalami pelemahan karena Jepang juga lagi mengalami surplus perdagangan dan dia mengalami recovery, sehingga kita agak kedodoran di Yen,” tutup Kecuk.