Tyrrell Hatton / PGA Tour
Tyrrell Hatton dengan gelar Arnold Palmer Invitational 2020 / PGA Tour

AGolf.xyz – Turnamen kedua Florida Swing di Arnold Palmer Invitational, menjadi kesempatan pertama bagi Tyrrell Hatton untuk mempertahankan gelarnya mulai Kamis (4/3) hari ini. Tepat tahun lalu, Hatton menjadi pemenang terakhir di PGA Tour sebelum pandemi menghentikan seluruh tur golf dunia.

Kemenangan yang diterima Hatton itu juga, menjadi kali terakhir di mana PGA Tour masih membuka pintu penonton selebar-lebarnya. Hingga kini, PGA Tour dan berbagai turnamen internasional di Amerika masih membatasi jumlah penonton di setiap helatannya.

Termasuk di Arnold Palmer Invitational, yang hanya menerima 4.000-5.000 penonton per harinya. Hal tersebut masih disyukuri Hatton, karena itu masih lebih baik daripada tidak ada suara sama sekali.

“Kami sangat merindukan para fans,” kata Hatton. “Mereka salah satu sosok penting di setiap turnamen olahraga, dan kita sudah terbiasa dengan mereka. Saat pandemi menyerang, saya merasa kehilangan. Minggu ini saya senang sekali PGA Tour mengembalikan beberapa ribu penonton di Arnold Palmer Invitational.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Gelarnya di Bay Hill, menjadi awal yang baik bagi Hatton saat PGA Tour melanjutkan kembali turnamennya di era pandemi. Dari dua penampilan pertamanya itu, Hatton menempati tempat T.3 dan T.4 di RBC Heritage dan Rocket Mortgage Classic. Era ini juga memberikan dua gelar European Tour di BMW PGA Championship dan Abu Dhabi HSBC Championship.

Tyrrell Hatton dengan titel Abu Dhabi HSBC Championship, Januari lalu / PGA Tour
Tyrrell Hatton dengan titel Abu Dhabi HSBC Championship, Januari lalu / PGA Tour

Kini, dari No.6 dunia yang menjadi rekor Top-10 ketujuh sepanjang sejarah Inggris, Hatton masih memiliki mimpi besar di tahun 2021 ini. Mundurnya Ryder Cup dari jadwal normal 2020, menjadi salah satu tujuannya bulan September mendatang. Dia yakin, penampilan keduanya dapat terjadi setelah sumbangan 1 poin pada 2018 lalu di Prancis.

“Tentu saja saya mendambakan untuk naik ke peringkat dunia yang lebih tinggi, tetapi saya hanya fokus untuk terus konsisten dan bertahan selama mungkin di Top-10 ini,” tutur Hatton.

Dua putaran terakhir di Arnold Palmer Invitational 2020 lalu, memberikan skor 73-74. Skor final 74 sendiri, lebih baik dari rata-rata field yang mencapai 76. Dengan skor akhir 4-under par 284, skor ini menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Arnold Palmer Invitational sejak edisi pertamanya di tahun 1966.

“Gelar yang didapat di atas nama Arnold Palmer, menjadi satu kehormatan terbesar buat saya. Apa yang dilakukannya di golf sangatlah spesial, dan saya termotivasi untuk mempertahankan turnamen ini,” tutur pegolf 29 tahun itu.