Catatan LPGA 2018
LPGA Flag

AGolf.xyz – LPGA Tour terakhir dimainkan di ISPS Handa Women’s Australian Open, 16 Februari silam. Setelah lima bulan dan 15 hari, LPGA Tour mempersiapkan Drive On Championship sebagai comeback mereka di Inverness Club, Toledo, Ohio. Dihadiri 144 pegolf antara 31 Juli-2 Agustus, turnamen ini menandai kembalinya LPGA Tour yang hanya melangsungkan 18 turnamen tersisa hingga akhir tahun 2020.

Mengenal lebih dekat comeback LPGA Tour di masa pandemi, berikut ini ketujuh serba-serbi seperti dilansir Golf Digest.

Drive On Championship
Drive On Championship / LPGA.com
Drive On Championship / LPGA.com

Turnamen ini berlangsung selama 54-hole di lokasi tuan rumah Solheim Cup 2021 tahun depan. Seluruh anggota Tim Amerika 2019 hadir ke lapangan ini, termasuk No.2 dunia Nelly Korda, No.6 Danielle Kang, dan No.9 Lexi Thompson. Sebanyak 8 dari 12 anggota Tim Eropa juga turut mencicipi Inverness Club pekan ini.

LPGA Tour selanjutnya berpindah ke Marathon Classic, di area Ohio. Setelah mengambil waktu kosong sepekan, dua turnamen besar Eropa siap menyambut LPGA Tour di Ladies Scottish Open dan mayor Women’s British Open. Akhir Agustus, LPGA Tour kembali ke Amerika untuk enam turnamen termasuk dua mayor ANA Inspiration dan Women’s PGA Championship.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Oktober, empat turnamen Asian Swing diharapkan dapat terlaksana di China, Korea, Taiwan, dan Jepang. Akhir tahun, empat turnamen menutup LPGA Tour 2020 dengan US Women’s Open dan CME Group Tour Championship pada 17-20 Desember.

Penerbangan Charter

PGA Tour mempersiapkan penerbangan charter untuk para pemain dan caddie yang ingin bermain dari satu turnamen ke turnamen lainnya. Sayangnya, anggota LPGA Tour menggunakan cara berbeda, salah satunya Jennifer Kupcho yang berkendara selama 16 jam dari rumahnya di Colorado ke Ohio untuk turnamen pertamanya.

Hanya saat dua turnamen Eropa bulan depan, pemain LPGA Tour dapat menaiki penerbangan charter bersama-sama untuk pergi-pulang.

Pemain Internasional

Sekarang ini, Pegolf non-Amerika menghadapi kesulitan untuk mengikuti turnamen LPGA Tour. Penerbangan panjang dari negara asal terasa cukup menyulitkan, terlebih dengan beberapa protokol kesehatan seperti karantina saat tiba di negara tuan rumah.

Pekan ini saja, LPGA Tour kehilangan pegolf terbaik dunia yang berasal dari Korea Jin Young Ko. Bersama Sung Hyun Park di No.3, keduanya belum memainkan satu turnamen LPGA Tour sepanjang 2020. Kabar buruknya, keduanya hampir pasti melewatkani mayor AIG Women’s British Open.

Sang juara bertahan US Women’s Open, Jeongeun Lee6 tidak menunjukkan akan tiba di LPGA Tour dalam waktu dekat. “Lee6 belum memutuskan kapan akan bertanding di LPGA Tour. Dia merasa saat ini bukan waktunya terbang ke negara lain, dan lebih fokus ke tur Korea sekarang ini. Apabila semuanya memungkinkan, Lee6 seperti pegolf Korea lainnya akan pergi ke LPGA Tour,” tulis agen Lee6, Jennifer Kim kepada Golf Digest.

Tes

Setiap pemain, caddie, dan pihak yang bertanggungjawab menghelat suatu turnamen, akan dites selama mereka berada di rumah. Jika hasilnya negatif, mereka berhak datang ke area turnamen dan akan kembali melakukan tes kedua sebelum melakukan penampilan mereka di LPGA Tour.

Tes yang dilakukan setiap Senin, akan diterima Selasa sore. Selagi menunggu hasil tes tersebut, setiap pemain dapat menggunakan practice range dan lapangan 18-hole. Tetapi, mereka tidak dapat beristirahat di ruang loker maupun berpindah-pindah secara sering di clubhouse sampai hasilnya diterima.

Apabila negatif, barulah pemain tersebut berhak mengakses fasilitas secara penuh dan tes positif akan dipulangkan untuk mengkarantina diri sendiri. Setiap harinya sebelum putaran berlangsung, panitia turnamen berhak mengetahui suhu udara dan pemain akan mengenakan Whoop untuk mengetahui peluang terjadinya virus corona.

Fans

Meskipun Gubernur Ohio Mike DeWine sempat membolehkan penonton hadir di turnamen publik, ia segera menarik keputusan tersebut sepekan sebelum Memorial Tournament lalu. Dampaknya, dua turnamen LPGA Tour yang kali ini dimulai di Ohio juga diadakan tanpa penonton. Drive On Championship sejak awal tanpa penonton.

Seharusnya, ada 2.000 tiket yang dibagikan panitia turnamen di Marathon Classic minggu depan. Protokol seperti pembatasan fisik 2 meter dan cuci tangan akan digalakkan panitia sepanjang pekan turnamen, sebelum akhirnya Ohio menarik keputusan penonton itu.

“Kami siap jika Marathon Classic menjadi turnamen pertama dengan penonton. Tetapi, kami juga mematuhi apapun keputusan dari Gubernur DeWine sebagai pemimpin tertinggi di Ohio. Saya rasa, keputusannya sangat tepat dan kita akan memainkan dua turnamen Ohio tanpa penonton,” ujar Komisioner LPGA Tour, Mike Whan.

Hadiah Turnamen

Hadiah tidak terlalu berdampak, dikarenakan beberapa sponsor yang sebelumnya membatalkan suatu turnamen dapat mengalihkan dollarnya ke turnamen lain untuk mendukung perkembangan golf wanita.

Empat Turnamen Mayor
Trofi AIG Women's British Open / Twitter
Trofi AIG Women’s British Open / Twitter

Turnamen pria telah kehilangan the Open bulan Juli ini. Dari turnamen wanita, Evian Championship tidak dapat diadakan bersamaan dengan Europe Swing Agustus depan. Meskipun begitu, empat turnamen rencananya masih akan berlangsung hingga akhir tahun.

AIG Women’s British Open di Royal Troon, Skotlandia. 20-23 Agustus.

ANA Inspiration di Mission Hills Country Club, California. 10-13 September.

KPMG Women’s PGA Championship di Aronimink Golf Club, Pennsylvania. 8-11 Oktober.

US Women’s Open di Champions Golf Club, Houston. 10-13 Desember.