Shubhankar sharma European Tour
Shubhankar Sharma menjadi Rookie Terbaik European tour pertama asal India / AGolf Design

AGolf.xyz – Shubhankar Sharma asal India, menyabet predikat Rookie Terbaik European Tour, di akhir DP World Tour Championship Dubai, Minggu (18/11). Melakoni musim perdananya di European Tour, Sharma menggondol dua titel di Joburg Open dan Maybank Championship hanya dalam dua bulan.

Menilik turnamen pertama European Tour 2018, Sharma finis Top-10 di UBS Hong Kong Open. Dua pekan berikutnya di Afrika Selatan, Sharma meraih gelar pertamanya dari 10 turnamen European Tour saja.

Tiga turnamen berikutnya, Sharma kembali memenangi gelar kedua di Maybank Championship di Malaysia dengan skor putaran final 62. Dua gelar ini, menjadikannya sejajar dengan Jon Rahm, Jeunghun Wang, dan Luke Donald. Keempat pegolf ini merupakan peraih dua gelar di bawah 20 turnamen dalam dua dekade terakhir.

Konsistensi ini ia bawa ke World Golf Championship pertamanya di Mexico Championship. Dengan peringkat akhir T.9, undangan The Masters pun dilayangkan kepada pegolf 21 tahun saat itu.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Di akhir kuarter pertama 2018, Sharma juga sempat memimpin Race to Dubai selama beberapa pekan dan menyentuh peringkat tertinggi 64 di Official World Golf Ranking. Memenuhi undangan di rumahnya di Hero Indian Open, ia juga finis Top-10 dan terus konsisten untuk tampil di seluruh WGC dan 4 mayor.

Performa tersebut membawanya ke DP World Tour Championship yang hanya mengundang 60 pegolf terbaik saja. Di Dubai, Sharma perlu tampil lebih baik dari Sam Horsfield dan Lucas Herbert, untuk memastikan penghargaan persembahan Sir Henry Cotton ini.

Finis di urutan T.41 dengan 2-under par 286, Sharma menempati posisi akhir Race to Dubai ke No.28. Baik Horsfield (T.41) dan Herbert (T.49) tak dapat mendobrak Top-40.

“Gelar ini hanya bisa diterima satu kali selama mengikuti European Tour. Saya beruntung dapat menjadi bagian dari Rookie Terbaik, dan melihat pegolf terbaik pernah memenangi penghargaan ini. Rasanya luar biasa,” kata Sharma.

Beberapa pegolf yang pernah menerima penghargaan ini ialah, Sir Nick Faldo (1977), Sandy Lyle (1978), Jose Maria Olazabal (1986), Colin Montgomerie (1988), Thomas Bjorn (1996), Sergio Garcia (1999), Ian Poulter (2000), Martin Kaymer (2007), Brooks Koepka (2014), dan Jon Rahm tahun lalu.

Sharma yang kini berusia 22 tahun, juga menjadi pegolf Asia ketiga setelah Byeong Hun An dan Jeunghun Wang pada 2015 dan 2016.