Shubhankar sharma European Tour
Shubhankar Sharma dapat menjadi Rookie Terbaik European tour pertama asal India / AGolf Design

AGolf.xyz – European Tour tiba di penghujung musim 2018 dalam beberapa pekan ke depan. Salah satu pegolfnya, Shubhankar Sharma dari India tengah memimpin klasemen Rookie Terbaik 2018 di tiga turnamen terakhir.

Perjalanannya menuju predikat ini, ia mulai dengan finis T.10 di UBS Hong Kong Open tahun lalu. Dua turnamen berikutnya, Sharma mendapatkan titel pertamanya di Joburg Open dengan margin 3 strokes dari pegolf tuan rumah Afrika Selatan, Erik van Rooyen.

Dua bulan berselang, Sharma meraih gelar keduanya di Saujana Golf and Country Club, Malaysia. Kemenangannya di Maybank Championship, sempat mengantarkannya ke pucuk pimpinan Race to Dubai selama beberapa pekan, Februari lalu.

Performa apiknya itu, memberikan kesempatan pegolf 22 tahun ke The Masters di Augusta National. Ia juga lolos kualifikasi ke US Open, the Open, dan PGA Championship sebagai pegolf termuda India yang pernah mencicipi seluruh turnamen mayor golf.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Perburuan titel Rookie Terbaik European Tour, juga dikejar pegolf Australia Lucas Herbert. Di tiga turnamen terakhir, Herbert menunjukkan konsistensi tanpa pernah finis di luar Top-7 untuk menipiskan selisih poin menjadi 400 ribuan saja dari Sharma.

Juga Sam Horsfield yang memiliki 3 Top-5 musim ini. Pegolf 22 tahun asal Inggris itu, perlu Top-5 brilian seperti di British Masters untuk mengejar selisih 560 ribuan poin dari Sharma.

Sir Henry Cotton Rookie of the Year Award atau Rookie Terbaik 2018, merupakan penghargaan yang diberikan kepada Rookie dengan ranking Race to Dubai tertinggi. Sejak diperkenalkan pada 1960, sejumlah pegolf ternama dunia pernah menyandang predikat ini sebelum mendapatkan gelar penting lain di European Tour, Pemain Terbaik.

Mereka ialah Nick Faldo (1977), Colin Montgomerie (1988), Sergio Garcia (1999), Paul Casey (2001), dan Martin Kaymer (2007), Sedangkan, dalam 5 tahun terakhir Rookie Terbaik dimenangkan oleh Peter Uihlein (2013), Brooks Koepka (2014), Byeong-Hun An (2015), Jeunghun Wang (2016), dan Jon Rahm (2017).