Shubhankar sharma European Tour
Shubhankar Sharma menjadi Rookie Terbaik European tour pertama asal India / AGolf Design

AGolf.xyz – Shubhankar Sharma dari India tengah mempersiapkan dirinya jelang comeback European Tour, yang melanjutkan musim 2020 bulan Juli mendatang. Sharma dengan dua gelar European Tour 2018 di Joburg Open dan Maybank Championship, percaya diri dapat menambah gelar meskipun tak bermain di turnamen profesional selama 4 bulan.

“Saya sangat ingin bertanding lagi, karena penasaran untuk memperbaiki hasil buruk di awal tahun,” ungkap Sharma.

Mengawali tahun dengan T.59 di Abu Dhabi, Sharma melewatkan empat Miss CUT yang menurunkan peringkat Race to Dubai hingga T.191 saat ini. Pasca Miss CUT keempat di Qatar Masters, Sharma sempat berujar akan memperbaiki dirinya di Magical Kenya Open dan Hero Indian Open. Sayangnya, European Tour perlu membatalkan kedua turnamen tersebut bersama belasan turnamen lain karena pandemi.

“Ini waktu terpanjang saya tanpa golf,” ujar Sharma. “Positifnya, saya bisa mengambil refleksi diri untuk memperbaiki permainan saya. Selain itu, saya dapat berkumpul bersama keluarga saya yang saya temui tepat sebelum virus corona menghancurkan jadwal European Tour.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Jujur saja, saya tidak pernah berpikir dampaknya akan sebesar itu setelah Commercial Bank Qatar Masters. Mereka bilang Kenya Open dibatalkan, begitu juga Hero Indian Open. Kejadiannya begitu cepat,” ceritanya.

Setelahnya, setiap negara berbondong-bondong melakukan kuncitara yang menyebabkan kesulitan bepergian di masa pandemi ini. Selama masa itu, Sharma seperti pegolf lainnya mencoba untuk tetap fit dan terhibur sebelum tur dunia memutuskan waktu kembali mereka.

“Saya belajar banyak hal, dari menggambar dan Ukulele yang mengalihkan saya dari golf,” kelakarnya. “Setelahnya, saya cukup beruntung masih memiliki kesempatan untuk pergi ke gym, driving range, untuk menjaga permainan saya tetap tajam.”

Di tengah kuncitara yang mulai dilonggarkan di India berdasarkan tiga zona, Sharma mendapat kesempatan untuk berlatih golf bersama rekan fourballnya, Aadil Bedi, Karandeep Kochhar, dan Ajeetesh Sandhu di Chandigarh Golf Club, sisi utara New Delhi.

“Rasanya melegakan bisa bermain satu putaran penuh golf minggu lalu,” ungkap pegolf 23 tahun itu. “Saya tidak mengingat berapa skornya. Tetapi perasaan senang yang sudah lama hilang begitu terasa di lapangan.”

Menghadapi sisa musim 2020, Sharma seperti anggota European Tour lainnya perlu memperkaya diri dengan protokol kesehatan yang baru.

“Semua protokol itu wajib kita patuhi bersama, dan saya menganggap penting untuk tetap sehat selama mungkin sebelum adanya vaksinasi,” ujar Sharma. “Dua bulan sebelum European Tour dimulai kembali, saya merasa sangat siap dan ingin menjajal Asian Tour sebagai tur yang membesarkan saya hingga meraih apa yang saya inginkan.”

Shubhankar Sharma raih titel Habitat for Humanity Standings 2018 / Asian Tour

Sepanjang kariernya, Sharma pernah mencapai peringkat terbaik No.64 dunia, yang membuatnya dapat bertanding di keempat mayor dan empat WGC sepanjang 2018.