AGolf.xyz– Singapura memang bukan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Menurut data Wikipedia, penduduk Singapura didominasi beragama Buddha sebanyak 31 persen, Kristen 18 persen, dan Islam 14 persen. Namun, Singapura dipromosikan sebagai destinasi wisata halal di Asia, selain Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Negara-negara tersebut, merupakan negara yang agresif dalam mempromosikan destinasi halal.

Potensi wisata halal, diperkirakan mencapai USD200 Miliar pada tahun 2020, dan pada tahun 2026 meningkat USD300 Miliar. Dan Singapura, diprediksi berpotensi sebagai destinasi halal favorit di Asia.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Contohnya adalah Changi International Airport, makanan di foodcourt bandara Changi sudah memisahkan antara makanan halal dan non halal. Hal tersebut menunjukkan, bahwa Singapura sudah mulai serius pada segmen ini.

Lalu, menurut Ketua Umum DPP Masyarakat Sadar Wisata, Panca Sarungu, “Jadi langkah selanjutnya yang perlu disiapkan adalah pembentukan dewan pariwisata halal yang terdiri dari para ahli di bidang tersebut. Selain itu, harus ada tour operator atau pedoman maupun publikasi yang rutin mempromosikan wisata halal di Singapura,”

Tania Gromenko, sebagai pengamat dan pelaku industri wisata di Singapura mengatakan, bahwa wisata halal di Singapura sedang tumbuh sangat pesat. Hal tersebut, terlihat dari mulai banyaknya ikon halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Singapura.

Tania menambahkan, “Selain itu, pemerintah telah serius meminta hotel untuk menyediakan petunjuk arah kiblat, fasilitas sholat, restoran bersertifikasi halal, mushola, dan sebagainya,”

Dan akhirnya, ada banyak masjid yang tersebar di Singapura, salah satunya bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan para wisatawan Muslim. Selain itu, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, jumlah pengunjung ke Singapura mengalami kenaikan. Hal-hal tersebut, dapat menjadikan Singapura berpotensi menjadi destinasi wisata halal favorit di Asia, menyaingi Indonesia.