Kamis, Desember 2, 2021

Sistem Pendidikan Perlu Menyesuaikan Diri Dengan Perkembangan Zaman

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan tengah berpraktek/ Kemendikbud

AGolf– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, selama ini Indonesia banyak mendidik calon tenaga kerja, baik melalui sistem pendidikan akademis maupun jalur vokasional. Namun, faktanya, lanjut Darmin, banyak lowongan kerja tidak terisi karena tidak cocoknya keahlian para lulusan tersebut.

“Di sinilah perlunya job matching antara pasar tenaga kerja dengan skill (ketrampilan) atau pendidikan ketrampilan yang dibutuhkan,” kata Darmin ditulis Rabu (1/2).

Apalagi, lanjut Darmin, banyak jenis pekerjaan yang ada pada saat sekarang akan menjadi tidak relevan karena perkembangan zaman. Sementara pekerjaan di masa depan belum terdefinisikan pada saat ini.

Karena itu, Darmin mengatakan, sistem pendidikan keahlian/ketrampilan para calon tenaga kerja perlu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman dan kemajuan teknologi. Masyarakat juga harus mengubah mindset dari semata-mata mengejar gelar akademis, menjadi masyarakat yang menghargai keahlian profesi.

“Kita harus menyadari bahwa senjata yang paling ampuh dalam menghadapi ketimpangan sosial adalah peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan,” ujar Darmin.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,042PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles