AGolf.xyz- Situs kuno Stonehenge di Inggris telah mengumumkan bahwa mereka akan menyiarkan perayaan titik balik matahari musim panasnya untuk pertama kalinya di akun media sosial English Heritage’s.

Setiap tahunnya, Stonehenge menyelenggarakan salah satu perayaan titik balik matahari musim panas paling populer di dunia pada hari terpanjang tahun ini. Biasanya ribuan pengunjung akan datang untuk menyaksikan matahari terbit di belakang Heel Stone.

Namun, adanya pandemi COVID-19 yang mengharuskan untuk menjaga jarak sosial tidak mungkin dibuka untuk umum di tahun ini. Oleh karena itu, organisasi English Heritage menawarkan pengalaman menyaksikan matahari terbit seara langsung pada hari Minggu pagi GMT pada 21 Juni secara streaming di media sosialnya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Streaming langsung dari kami ini menawarkan kesempatan alternatif bagi orang-orang di dekat dan jauh untuk tetap terhubung dengan tempat spiritual ini pada waktu yang spesial tahun ini. Dan kami berharap dapat menyambut semua orang kembali tahun depan,” kata Nichola Tasker, direktur Stonehenge dilansir dari Lonely Planet.

Stonehenge adalah monumen prasejarah di Wiltshire, Inggris, dua mil (3 km) barat Amesbury. Stonehenge terdiri dari cincin batu berdiri, yang masing-masing tingginya sekitar 13 kaki (4,0 m), lebar tujuh kaki (2,1 m), dan berat sekitar 25 ton. Batu-batu tersebut diletakkan di dalam tanah di tengah kompleks paling padat dari monumen Neolitik dan Zaman Perunggu di Inggris, termasuk beberapa ratus tumuli (gundukan tanah kuburan). Para arkeolog percaya Stonehenge dibangun dari 3000 SM hingga 2000 SM.